Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Terungkap! Begini Kronologi Seorang Ibu di Kota Kediri yang Tega Habisi Nyawa Dua Anaknya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 3 September 2024 | 17:41 WIB
SADIS: Tempat kejadian perkara pembunuhan di Manisrenggo, Kota Kediri.
SADIS: Tempat kejadian perkara pembunuhan di Manisrenggo, Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Kasus pembunuhan yang dilakukan seorang ibu ke dua anaknya benar-benar bikin heboh. Sang ibu yang bernama Ida itu tega menghabisi nyawa anak kandungnya dengan  parang.

Lalu, bagaimana kronologi kasus yang terjadi di Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri itu?

Menurut Suparmanto, ketua RT 01 RW 06, aksi sadis Ida itu pertama kali diketahui oleh suaminya, M. Zakaria. Pria yang biasa dipanggil Mamad itu terbangun pada pukul 03.00.

“Terbangun karena rintihan,” cerita Suparmanto. 

Mamad kemudian datang memeriksa asal suara. Betapa kagetnya setelah dia melihat istrinya memegang parang. Sedang dua anaknya sudah bersimbah darah. 

Masih berdasar keterangan ketua RT, Mamad segera merebut parang dari tangan istrinya. Kemudian menyeret keluar dari kamar.

Setelah itu, kejadian tersebut dilaporkan ke polisi. Tim Inafis datang sekitar pukul 06.00. Melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi terlihat membawa beberapa barang bukti. Salah satunya adalah parang yang digunakan pelaku.

Mereka juga terlihat menggotong keluar kantong mayat. Diperkirakan kuat isinya adalah jenazah dua anak kandung Ida yang jadi korban.

“Saat ini (mayat korban) dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi,” terang Kasatreskirm Polres Kediri Kota Iptu M. Fatur Rozikin yang juga berada di lokasi kejadian.

Sebelumnya diberitakan seorang ibu di Manisrenggo, Kota Kediri tega menghabisi nyawa dua anak kandungnya. Kejadian itu terjadi Selasa, 3 September 2024, dini hari.

Korban pertama adalah Mohammad Baliya. Dia adalah anak pertama Ida yang masih duduk di kelas 8 madrasah tsanawiyah (MTs).

Sedangkan korban kedua adalah Binti Nadhiroh. Anak kedua pelaku itu masih duduk di kelas 1 madrasah ibtidaiyah (MI).

Ida, yang diduga mengalami kelainan jiwa atau ODGJ tersebut melakukan pembunuhan sekitar pukul 03.00. Dia menyabet kedua anaknya hingga luka berat di bagian kepala.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #pembunuhan #kasus pembunuhan #kronologi pembunuhan #jawa pos