Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kantor Bina Marga Kota Kediri Nyaris Ludes Dilalap si Jago Merah

Novanda Nirwana • Senin, 26 Agustus 2024 | 19:54 WIB
Kantor Bina Marga Nyaris Ludes Dilalap Api
Kantor Bina Marga Nyaris Ludes Dilalap Api

KEDIRI, JP Radar Kediri – Warga yang tinggal di Kelurahan/Kecamatan Mojoroto gempar kemarin sore. Itu disebabkan si jago merah mengamuk di halaman belakang kantor Bina Marga Kota Kediri sekitar pukul 16.48. 

Api melalap tumpukan kayu di belakang kantor dan nyaris membakar bangunan perkantoran. “Pada saat itu, petugas (damkar, Red) masih dalam proses pemadaman di Kelurahan Betet,” ucap Fanni Eryanto, Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Kediri. 

Untuk memadamkan api di belakang kantor Bina Marga Kota Kediri, petugas pemadam kebakaran menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Amukan si jago merah hampir saja menjalar kemana-mana dan mengancam bangunan perkantoran.  

Menurut Fanni, saat itu, mobil pemadam yang dikirim ke lokasi sedikit mengalami kendala ketika di perjalan. “Banyak jalan yang ditutup untuk karnaval,” akunya.

Karena kondisi api yang cukup besar, tim lalu mengirim bantuan satu unit mobil pemadam lagi. Hingga kemudian api bisa dijinakan 

Fanni mengatakan, kebakaran yang terjadi di kantor Bina Marga itu diduga akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Dia mengimbau, perokok tidak membuang puntung sembarangan, apalagi saat ini musim kemarau. 

Sebelum ke kantor Bina Marga di Kelurahan/Kecamatan Mojoroto, petugas Pemadam Kebakaran Kota Kediri harus bekerja keras.

Sebelumnya mereka memadamkan kebakaran di lahan tebu Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren. 

Pemadam mendapat laporan kebakaran dari Polsek Pesantren sekitar pukul 16.22 WIB. “Kami mengirimkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi,” ujar Fanni.

Baca Juga: Tidak Kunjung Diperbaiki, Traffic Light di Perempatan Gedangsewu Pare Kerap Jadi Penyebab Kecelakaan

Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh pembakaran daduk dan sisa panen yang tidak diawasi. Sehingga menyebabkan api merambat ke lahan tebu yang belum panen.

“Musim kemarau sebabkan daun tebu mudah kering, sehingga  api cepat menyebar apalagi kena angin kencang,” tutup Fanni.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#putung rokok #bina marga #mojoroto #kebakaran #api #kota kediri