Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Polres Kediri Kota Bubarkan Kelompok Pemuda di Jalan PK Bangsa saat Tengah Malam

Novanda Nirwana • Senin, 19 Agustus 2024 | 03:26 WIB
KENA RAZIA: Anggota Polres Kota Kediri memeriksa kendaraan bermotor yang parkir di tepi jalan hingga larut malam.
KENA RAZIA: Anggota Polres Kota Kediri memeriksa kendaraan bermotor yang parkir di tepi jalan hingga larut malam.

KEDIRI, JP Radar Kediri–  Polres Kediri Kota gencar melakukan razia di wilayah Kota Kediri. Sasarannya adalah anak-anak muda yang sedang nongkrong hingga tengah malam. Delapan polsek jajaran pun diterjunkan untuk memantau wilayahnya masing-masing.

Kabag Ops Polres Kediri Kota AKBP Abraham Sissik mengatakan operasi berlangsung selama satu jam. Mulai pukul 00.30 hingga 01.30. Patroli dibagi menjadi dua yakni wilayah barat sungai dan timur sungai.

“Anak-anak muda yang sedang kumpul itu kami edukasi tidak usah nongkrong sampai tengah malam,” beber Abraham.

Patroli itu semakin digalakkan karena maraknya aksi tawuran yang terjadi belakangan. Tindak kekerasan biasanya karena kesalahan bergaul. Apalagi, lingkaran pertemanannya kerap mabuk-mabukan dan mengonsumsi obat terlarang. 

Baca Juga: Libur Panjang Agustusan, Perempatan Mengkreng Kediri Macet

Alasan itu yang membuat polisi terus melakukan preventif untuk mencegah tidak ada lagi kekerasan di wilayahnya. Bahkan, Abraham pun tidak segan memberikan teguran hingga membubarkan anak-anak muda yang kedapatan nongkrong hingga larut malam.

“Kalau menemukan ada pelanggar bermotor ya ditilang,” jelasnya sembari menyebutkan kendaraan yang tidak memenuhi spektek bisa langsung tindak.

Kerumunan pemuda yang sempat disasar petugas berada di kawasan Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Kota Kediri. Para pemuda yang nongkrong di sana dikumpulkan lalu diminta berdiri di samping motor. 

Adapun delapan polsek jajaran dibagi menjadi tiga rayon. Semuanya tersebut turut melakukan patroli imbangan. Tujuannya yakni meminimalisir terjadinya potensi kerawanan gangguan kamtibmas akibat perilaku sekelompok remaja yang sedang kumpul bareng. 

Hal itu sekaligus untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas pada jam-jam rawan. “Sama-sama melakukan imbangan, jadi kalau ada orang yang niat jahat ya lari dari Kota Kediri,” tegas Abraham. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#tilang #premanisme #polisi #balap liar #penertiban