KEDIRI, JP Radar Kediri- Si jago merah kembali mengamuk. Dua hektar lahan tebu di Desa/Kecamatan Kepung hangus terbakar.
Peristiwa yang terjadi sekitar 08.00 membuat petani tebu merugi puluhan juta rupiah. Lahan tebu yang dilalap api pada Sabtu (17/8) lalu adalah milik Nuryaqin, 71, warga asal Dusun Mangunrejo, Desa/Kecamatan Kepung.
Menurut Nuryaqin, tebu itu sudah waktunya dipanen. "Kerugiannya sekitar Rp 60 juta. Yang masih selamat nilainya tinggal Rp 20 juta," aku Nuryaqin.
Kebakaran itu terjadi karena ulah warga yang membakar daduk (daun tebu kering). Angin kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke lahan milik korban.
Akibat kelalaian itu, warga di Dusun Mangunrejo, Desa/Kecamatan Kepung gempar. Salah satu saksi yakni Kasianingrum, 45, warga setempat, Sempat bingung ketika ada kobaran asap di area sawah.
Dia bingung karena tidak bisa berbuat sesuatu. Api yang terus berkobar menyebabkan abunya berserakan di halaman rumah Kasianingrum. “Abunya keleleran di halaman,” terang Kasianingrum.
Khawatir api terus membesar dan merembet kemana-mana, pemadam kebakaran pun dihubungi untuk membantu menjinakkan si jago merah. Dua unit truk pemadam berhasil memadamkan api sekitar 3 jam. “Api bisa dipadam sekitar pukul 11.00,” ungkap Prasetyo, 24, warga rumahnya tidak jauh dari lokasi kebakaran.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.