KEDIRI, JP Radar Kediri- Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) di Kabupaten Kediri terus bermunculan. Bulan ini, kasusnya terus meningkat. Hingga kemarin, lebih dari 3 ribu kasus yang menyerang warga di Kabupaten Kediri.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Kediri dr Bambang Triyono Putro mengatakan, kasus ispa ini lebih banyak menyerang anak-anak. Kasusnya masih berpotensi terus bertambah.
“Salah satu faktornya adalah pergantian musim. Keluhannya batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan,” jelasnya. Bambang menambahkan, kasus ispa ini paling rentan dialami balita. Sebab anak usia 0-5 tahun memiliki daya tahan tubuh yang rendah.
Baca Juga: Hindari Bocah SMP, Truk Gandeng Terguling di Jalan Raya Kediri-Kertosono
Hingga saat ini, kasus yang ditemui dinas kesehatan menyebar rata hampir di semua kecamatan di Kabupaten Kediri. “Hampir merata, kalau seperti influenza tidak mengenal wilayah endemis,” jelasnya.
Penyembuhannya tergantung dari anak yang terjangkit. Jika daya tahan tubuhnya kuat, maka ispa akan mudah sembuh. Namun, jika sebaliknya maka pengidap akan sulit untuk pulih.
Oleh sebab itulah, dinkes mengimbau kepada warga Kabupaten Kediri agar menjaga kesehatan anaknya. Salah satu upaya agar daya tahan tubuhnya tetap terjaga maka perlu dilakukan pola hidup bersih dan sehat.
Baca Juga: Berburu Ikan Mabuk di Sungai Brantas, Warga Rela Menunggu Enam Jam demi Pladu
Dia mengingatkan, agar terhindar dari penyakit pada saat pergantian cuaca, kesehatan harus dijaga dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. “Yang sederhana saja seperti cuci tangan, pakai masker, dan istirahat cukup,” tutupnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah