Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Peningkatan Penumpang Lebaran di Stasiun Kediri Capai 12 Persen

Ayu Ismawati • Jumat, 5 April 2024 | 16:21 WIB
PULANG KAMPUNG: Suasana Stasiun Kediri mulai dihiasi oleh para pemudik. Peningkatan penumpang di sana mulai terasa sejak kemarin.
PULANG KAMPUNG: Suasana Stasiun Kediri mulai dihiasi oleh para pemudik. Peningkatan penumpang di sana mulai terasa sejak kemarin.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pergerakan pemudik via kereta api mulai meningkat tiap harinya. Hingga kemarin, sedikitnya 4.180 pemudik sudah turun di Stasiun Kediri. Itu selama masa angkutan lebaran mulai 31 Maret lalu.

Salah satunya Indah, penumpang yang naik kereta dari Yogyakarta. Mahasiswi di salah satu perguruan negeri tinggi di Yogyakarta itu termasuk salah satu penumpang yang ikut mudik kemarin.

“Karena sudah libur, jadi sudah bisa pulang,” ujarnya ditemui di Stasiun Kediri kemarin.

Terpisah, Manajer Humas PT KAI DAOP 7 Madiun Kuswardoyo mengatakan, selama 31 Maret – 21 April, empat kereta api regular dan satu kereta tambahan difungsikan sebagai angkutan lebaran tahun ini. Dari angkutan lebaran itu, sebanyak 73.565 kursi disediakan bagi pengguna jasa kereta api.

“Hingga hari ini (kemarin, Red) tercatat sudah terjual 80.172 tiket. Artinya keterisian sudah lebih dari ketersediaan tempat duduk,” tuturnya.

Khusus di Stasiun Kediri, menurutnya hingga kemarin sebanyak 4.180 penumpang angkutan lebaran sudah turun di sana. “Dan 3.970 pengguna jasa yang sudah kami berangkatkan dari Stasiun Kediri sampai hari ini (kemarin, Red),” terang Kuswardoyo.

Seperti contoh, untuk kemarin saja, total kedatangan penumpang mencapai 980 orang. Sedangkan keberangkatan melalui Stasiun Kediri mencapai 584 penumpang dalam satu hari. “Paling banyak kedatangan dari Jakarta,” sambungnya.

Meski begitu, menurutnya tren kenaikan justru lebih banyak terjadi pada periode pasca-Lebaran. “Karena memang untuk di wilayah Jawa Timur, khususnya di DAOP 7 Madiun ketika tanggal pra-lebaran ini jumlah pengguna jasa yang berangkat lebih sedikit dibandingkan nanti saat purna-lebaran,” ucapnya.

Terkait animo pengguna jasa angkutan lebaran, menurut Kuswardoyo peningkatan pemesanan tiket jelas terjadi. Itu terbukti dari banyaknya jumlah pengguna jasa yang sudah membeli tiket dibandingkan hari biasa.

“Sekitar 10 – 12 persen kenaikannya jika dibandingkan dengan hari-hari biasa,” tandasnya.

Nantinya, menurutnya kenaikan jumlah pengguna jasa—khususnya dalam pekan ini—masih bisa terjadi. Sebab, pihaknya memprediksi puncak arus mudik Lebaran masih akan jatuh pada besok (6/4). Atau, akhir pekan jelang cuti bersama Lebaran dimulai.

“Kalau untuk puncak arus baliknya sementara pada 14 April berdasarkan jumlah tiket yang sudah terjual,” pungkas Kuswardoyo.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radarkediri #penumpang kereta #mudik lebaran #jawapos