KEDIRI, JP Radar Kediri– Polres Kediri Kota menyelidiki keberadaan Siti Nur Fitriyah, 12. Ini setelah gadis asal Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota Kediri dikabarkan hilang. Keluarga kehilangan kontak dengan gadis yang duduk di bangku SMP itu sejak Kamis (14/3) lalu.
“Orang rumah terakhir ketemu saat Fitri berangkat sekolah,” terang Muhammad Rois, 30, kakak tiri Fitri. Saat itu, tidak ada keluarga yang curiga. Sebab, dia memang selalu berangkat ke sekolah pada pagi hari. Namun, ternyata dia tak pulang hingga malam hari.
Saat itu, Fitri sempat mengirim pesan. Dia mengaku akan menginap di rumah temannya. “Saat dicek, ternyata tidak ada di sana,” lanjut Rois. Dari pengakuan teman Fitri pula diketahui jika Kamis lalu dia tidak masuk sekolah. Fitri hanya mampir ke rumah temannya pada siang hari dan pergi lagi sore harinya.
“Ada informasi Fitri bersama pacarnya, anak kelas satu SMA,” terang Rois sembari menyebut keluarga sudah mencari Fitri ke rumah pacar. Namun, ternyata sang pacar juga tidak ada di rumah. “Kata keluarganya (pacar Fitri, red), jarang pulang. Orang tuanya juga tidak tahu anaknya tinggal di mana,” papar Rois.
Lelah mencari keberadaan Fitri, keluarga lantas melaporkan raibnya pelajar SMP itu ke polisi. Gadis yang kali terakhir memakai seragam MTs Sunan Ampel Prambon, Nganjuk itu memiliki tinggi 155 sentimeter dan berat badan 57 kilogram. “Kami (keluarga, red) takut kalau Fitri dieksploitasi. Kami ingin segera bertemu dengan Fitri, kalau ada masalah ayo cari solusinya bersama,” tandas Rois.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah