KEDIRI, JP Radar Kediri - Insiden kecelakaan (laka) lalu lintas yang terjadi di Jalang Raya Minggiran, Papar kemarin siang (3/3) bak adegan film aksi. Bagaimana tidak, laka tersebut melibatkan tiga mobil. Yang diwarnai dengan adu muka hingga salah satu mobil kehilangan roda bagian depannya karena asnya patah.
Untungnya, meskipun diwarnai saling seruduk dan adu muka, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Hanya sopir Suzuki Ertiga bernopol AG 1542 FX yang harus dibawa ke dokter karena luka ringan dan shock akibat kejadian itu.
Namun, insiden tersebut tetap saja membuat kemacetan panjang. Terlebih, kendaraan yang terlibat tetap melintang di jalan dan menutupi lajur sisi barat. Membuat kendaraan lain harus berjalan bergantian. Polisi pun sampai mendatangkan traktor untuk menarik Suzuki Ertiga ke pinggir.
“Setelah memastikan tidak ada korban jiwa kami mendatangkan traktor untuk menarik kendaraan yang terlibat kecelakaan ke tepi,” terang Kapolsek Papar Iptu Djuri Winarto melalui Petugas sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Bripka Agung yang ditemui di lapangan.
Berdasarkan keterangan saksi mata, kecelakaan berawal ketika Suzuki Ertiga warna hitam melaju dari arah utara. Laju mobil yang dikemudikan Ajeng Cahya Prihantini, 32, sangat kencang. Selain itu, warga Desa Purwotengah, Kecamatan Papar tersebut mengemudikan mobilnya terlalu ke kanan hingga memakan jalur yang berlawanan.
Padahal, dari arah sebaliknya, Selatan, meluncur mobil Toyota Hi-Ace G 7380 B berisi rombongan peziarah yang baru pulang dari makam Gus Dur di Jombang. Mereka bertujuan pulang ke Pekalongan.
“Melihat ada mobil Ertiga hitam melaju kencang dari arah berlawanan saya sudah berusaha mengerem dan minggir. Tapi akhirnya tetap kena juga,” terang Fatkhul Hizam, 38, pengemudi Toyota Hi-Ace warna putih itu.
Ya, upaya Fatchul menghindari kecelakaan tak berhasil. Dia memang berusaha menghindar tapi mobil Ertiga tetap saja menyeruduk sehingga terjadi gesekan bodi di sisi kanan. Terlihat dari bodi mobil yang penyok.
Tak hanya sampai di situ, Suzuki Ertiga tersebut juga menabrak mobil pikap Daihatsu GranMax bermuatan lombok yang ada tepat di belakang Toyota Hi-Ace. Kedua mobil beradu muka. Namun kondisi yang parah adalah Suzuki Ertiga yang patah as dan satu rodanya terpental. Sedangkan mobil pikap hanya pesok di bagian depan kanan.
“Mobil depan menepi, otomatis saya juga menepi. Kejadiannya cepat sekali, tiba-tiba brak!” cerita Rukani, 46, sopir pikap bermuatan lombok itu.
Warga Pakel, Tulungagung ini mengaku baru berangkat dari Pagu mengangkut lombok yang akan dibawa ke Ponorogo. Ketika tabrakan terjadi yang dia ingat pertama adalah melihat kakinya. “Wah, ternyata kaki saya aman,” kenangnya.
Semua kendaraan yang terlibat dalam laka itu segera diamankan polisi. Dan disimpan di Mapolsek Papar guna penyelidikan lanjutan. “Perkara kami limpahkan ke Satlantas Polres Kediri, untuk kendaraan diamankan ke Mapolsek Papar,” imbuh Bripka Andreas Digdo Hariadi, petugas SPKT yang berada di TKP.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah