KEDIRI, JP Radar Kediri – Keberadaan sarang lebah kembali membuat waswas warga Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, Pesantren. Apalagi sarang lebah di rumah Kusumanto, 52, itu memiliki ukuran sebesar bola sepak takraw.
Berdasarkan data yang dihimpun, keberadaan sarang lebah itu bukan yang pertama kalinya. Posisinya berada di atap rumah. “Sebelumnya sekitar setahun yang lalu juga sempat ada sarang lebah,” ujar pria yang sehari-hari berjualan soto tersebut.
Menurutnya, ukuran sarang tawon yang dievakuasi kemarin lebih kecil. Meski begitu, dia tak bisa mengevakuasinya sendiri. Lantaran takut tersengat. Di samping itu, posisinya juga susah dijangkau. Alhasil, dia meminta bantuan PMK Kota Kediri.
“Dulu juga manggil damkar. Yang dulu itu lebih besar, sudah sebesar bola sepak,” terangnya.
Kusumanto lalu bercerita bahwa dia pertama kali melihat sarang lebah itu kemarin. Saat dirinya sedang mengecor saluran air di depan rumahnya. Kemudian, salah satu tetangganya memberi tahu ada sarang lebah tersebut.
“Saya juga dikasih tahu tadi. Jadi saya nggak tahu sudah berapa lama di sana,” jelasnya.
Terpisah, Kepala PMK Kota Kediri Fanni Eryanto membenarkan bahwa anggotanya telah melakukan evakuasi tawon ndas di rumah Kusumanto. Ada tiga orang yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Mereka berangkat sekitar pukul 13.05 WIB. Lalu sampai di lokasi sepuluh menit kemudian.
Karena lokasinya di atap, petugas harus menggunakan tangga untuk naik ke atas. Mereka juga menggunakan atribut lengkap untuk meminimalisir sengatan lebah. “Tidak ada korban sengatan. Proses penanganannya juga berjalan lancar,” tandas Fanni.
Editor : Anwar Bahar Basalamah