Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Boncengan Tiga, Satu Keluarga Ditabrak Bus Harapan Jaya di Ngadiluwih Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 3 Januari 2024 | 17:48 WIB
BARANG BUKTI: Bus Harapan Jaya yang terlibat kecelakaan maut di jalan raya Kediri-Tulungagung dengan sepeda motor yang dikendarai Mujito dan anak-istrinya. Akibat ini, istri Mujito meninggal.
BARANG BUKTI: Bus Harapan Jaya yang terlibat kecelakaan maut di jalan raya Kediri-Tulungagung dengan sepeda motor yang dikendarai Mujito dan anak-istrinya. Akibat ini, istri Mujito meninggal.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Liburan awal tahun Mujito, 49, harus dibayar mahal. Warga Desa Pehkulon, Papar itu harus kehilangan Lina Susanti, 40, istrinya untuk selama-lamanya. Mereka terlibat kecelakaan maut dengan Bus Harapan Jaya AG 7062 US di jalan raya Kediri-Tulungagung Desa Branggahan, Ngadiluwih.

Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, Mujito tidak hanya berboncengan berdua dengan istrinya. Mereka juga mengajak Bilkis, 8, anaknya. Mereka disebut pulang dari liburan di pantai dengan mengendarai Honda Beat AG 3521 GQ pada Senin (1/1) siang.

“Kabarnya habis berlibur ke pantai. Itu (kecelakaan, red) waktu pulang,” ujar salah satu sumber koran ini.

Semula, perjalanan pulang ketiganya dari arah selatan mulus-mulus saja. Relatif tanpa masalah berarti. Hanya saja, arus lalu lintas memang sedang ramai. Lantaran memasuki hari terakhir libur tahun baru. Hingga akhirnya mereka mendapati kepadatan menjelang traffic light Branggahan sekitar 15.15 WIB.

Saksi di lapangan menyebutkan Mujito berusaha memotong antrean kendaraan. Dia menyalip dari sisi kanan. “Kondisi saat itu ada antrean panjang kendaran,” ucap Kapolsek Ngadiluwih AKP Agung Saifudin.

Sayangnya, dari arah sama juga melaju bus yang dikemudikan oleh Idam Trimah Mudi. Dari data yang dihimpun, bus melaju dengan kencang. Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat, kecelakaan tak dapat dihindarkan. Mujito dan keluarganya langsung terlempar dari kendaraannya.

Agung menyebut Mujito mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki kanan yang robek. Lina luka pada perut dan pahanya. Sementara Bilkis, luka pada kaki kanan dan kirinya.

“Mujito karena luka di bagian kepala, dia dibawa ke Rumah Sakit (RS) Gambiran. Sementara Lina dan Bilkis di RS Arga Husada, Ngadiluwih,” jelas perwira dengan pangkat tiga balok di pundak itu. Nahas, usai dilarikan ke RS, Lina mengembuskan napas terakhirnya. Nyawa Lina tidak dapat tertolong meski telah mendapat perawatan dari tim medis.

Agung menyebut, bus yang terlibat insiden itu diamankan di Pospol Ngadirdjo. Sementara sepeda motor korban diamankan di Mapolsek Ngadiluwih. “Untuk perkara ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri. Kami hanya penanganan awal saja,” pungkasnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#harapan jaya #Laka Bus #kecelakaan