Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Terlilit Utang, Pria Asal Kras Kediri Nekat Gantung Diri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 18 Desember 2023 | 19:43 WIB

 

Photo
Photo
KEDIRI, JP Radar Kediri- Himpitan ekonomi membuat Edi Nuryaweni, 36, berbuat nekat. Pria asal Desa Butuh, Kras itu gantung diri di rumahnya. Mayat duda itu ditemukan menggantung di atap lantai dua rumahnya sekitar pukul 18.00, Kamis (14/12) sore lalu.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, sekitar pukul 14.00 Edi pamit kepada Meli Agustina, 23, adiknya, untuk naik ke lantai 2. Dia mengaku ingin tidur di kamar atas.

Awalnya, Meli tidak merasa janggal dengan kelakuan kakaknya itu. Namun, beberapa saat kemudian dia mulai curiga. Sebab, Edi tidak pernah tidur di kamar lantai 2. “Jadi saksi ini merasa aneh,” kata Kapolsek Kras AKP I Nyoman Sugita.

Untuk mengobati penasarannya, sekitar pukul 18.00 Meli naik ke lantai atas. Kebetulan saat itu kondisinya sudah gelap. Dia pun mengajak salah satu kerabatnya untuk naik.

Saat membuka kamar, Meli langsung terkejut. Sebab, dia melihat tubuh kakaknya tergantung di atap kamar. Wajahnya tertutup kaus berwarna biru.

“Di bawahnya ada kursi plastik warna merah dan biru yang di tumpuk,” lanjut Nyoman tentang alat yang digunakan untuk berpijak saat naik ke atap.

Melihat kakaknya tidak lagi bergerak, Meli lantas melaporkan kejadian ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kras. Mengapa Edi nekat melakukan bunuh diri? Menurut perwira dengan pangkat tiga balok di pundak itu, ada beberapa hal yang melatarbelakanginya.

Menurut keterangan Meli, selama beberapa hari terakhir Edi sering terlihat gelisah dan ketakutan. “Saat ditanya adiknya, dia mengaku punya utang dan takut ditagih,” papar Nyoman.

Selebihnya, kondisi kejiwaan Edi memang sudah tergundang sejak dia bercerai dengan istrinya setahun silam. “Korban yang sebelumnya dalam kondisi sehat jasmani itu jadi sering melamun dan depresi,” terangnya.

Melihat latar belakang Edi, polisi lantas mengintensifkan pemeriksaan. Dari sana, tim Inafis Polres Kediri melakukan visum. Haislnya, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Sebaliknya, beberapa ciri yang mengindikasikan korban gantung diri terlihat jelas. Yakni, ada luka bekas jeratan tali di leher, keluar sperma dari kemaluan, dan lidah tergigit.

“Diduga korban meninggal karena depresi terlilit utang dan rumah tangganya kandas itu,” papar Nyoman sembari menyebut keluarga sudah menerima kematian Edi dan menolak untuk dilakukan otopsi.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#gantung diri #kecamatan kras #bunuh diri #Desa Butuh #Nekat akhiri hidup