KEDIRI, JP Radar Kediri- Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Sabtu (25/11) sore lalu membuat delapan rumah warga di Desa Setonorejo, Rusak. Atap rumah mereka jebol karena tertimpa dahan pohon yang patah.
Kapolsek Kras AKP I Nyoman Sugita yang dikonfirmasi koran ini menyebut, bencana terjadi sekitar pukul 15.30. “Bencana terjadi karena hujan deras yang disertai angin kencang,” kata Nyoman.
Lebih jauh Nyoman mengungkapkan, sebelum bencana angin kencang melanda Desa Setonorejo, sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan deras. Beberapa saat kemudian, tiba-tiba saja angin kencang melanda. “Atap rumah warga beterbangan terkena angin. Sebagian jebol karena terkena dahan pohon,” lanjut perwira dengan pangkat tiga balok di pundak itu.
Lebih jauh Nyoman menyebut, enam atap rumah warga yang jebol semuanya terbuat dari esbes. Satu bangunan lain yang turut terdampak adalah gedung balai desa. Kemudian, satu kandang milik warga setempat juga rusak tersapu angin.
Bencana Sabtu sore lalu juga membuat mayoritas listrik di area Kras hingga masuk wilayah Kabupaten Tulungagung padam. Hal tersebut terjadi karena dahan yang patah menimpa kabel listrik. Hingga pukul 20.00, listrik di area selatan Kecamatan Kras hingga wilayah Tulungagung masih padam. Demikian pula lampu penerangan jalan umum (PJU) yang ada di jalur nasional tersebut.
"Nominal Kerugian Material secara keseluruhan masih didata oleh Pemdes Setonorejo," terang Nyoman sembari bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kemarin, personel Polsek Kras melakukan aksi bersih-bersih bersama warga setempat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah