KEDIRI, JP Radar Kediri – Polisi mengamankan beberapa oknum Bonek kemarin siang. Mirisnya, petugas mendapati beberapa oknum membawa senjata tajam (sajam). Padahal, pendukung tim lawan sudah dilarang untuk datang. Itu sudah menjadi aturan Liga 1.
Mulanya, petugas mendapat informasi ada oknum bonek di sekitar Alun-Alun Kota Kediri. Petugas lantas datang untuk memastikannya. Benar saja, di sana ada sekelompok pemuda dengan atribut bonek. Tak hanya itu, polisi juga menemukan satu botol miras oplosan berukuran satu liter.
“Untuk yang membawa sajam kami serahkan ke reskrim,” terang Kasatsamapta Iptu Priyo Hadistyo.
Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa kelompok pemuda itu berjumlah kurang lebih 20-25 orang. Priyo mengatakan, pihaknya terlebih dahulu memberikan edukasi kepada mereka. Yakni perihal dilarangnya supporter lawan untuk hadir dalam pertandingan Persik melawan Persebaya.
“Setelah itu kami naikkan ke mobil polisi untuk dibawa menuju ke Mengkreng,” jelasnya sembari menyebut pihaknya meminta mereka untuk pulang ke rumah masing-masing.
Hingga kini, Priyo menegaskan akan terus melakukan penyisiran terhadap supporter Persebaya. Dia menegaskan hal itu dilakukan hingga nanti saat pertandingan dan pasca pertandingan. “Dimohon teman-teman bonek mematuhi peraturan yang sudah ada,” pintanya.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Nova Indra Pratama mengaku belum mendapat laporan dari anggotanya terkait pengamanan pemuda yang membawa sajam. Kendati demikian, dia menegaskan akan ada pasal yang menjerat pemuda tersebut atas kepemilikan sajam tersebut. “Kami kenakan Undang-undang Darurat,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah