Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ribuan Pohon Jati Terbakar di Lereng Gunung Wilis

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 25 September 2023 | 16:50 WIB

 

MENGEPUL: Petugas gabungan Perhutani, Polsek Semen, Damkar Kota dan Kabupaten Kediri, serta masyarakat berupaya memadamkan api yang melalap pohon jati di lereng Gunung Wilis.
MENGEPUL: Petugas gabungan Perhutani, Polsek Semen, Damkar Kota dan Kabupaten Kediri, serta masyarakat berupaya memadamkan api yang melalap pohon jati di lereng Gunung Wilis.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Lereng Gunung Wilis kembali membara. Kali ini api membakar tiga hektare lahan yang ditanami pohon jati. Diperkirakan api berasal dari aktivitas warga membakar sampah.

Untungnya, meskipun terbakar, ribuan batang pohon jati yang terbakar masih hidup. Hanya bagian kulit luarnya saja yang dilalap api. Sehingga kerugian bagi pemiliknya tidak seberapa.

“Korban jiwa dan harta nihil,” jelas Kasi Operasional Damkar Satpol PP Kabupaten Kediri Semianto.

Selain itu, kebakaran tersebut tidak terjadi di lahan milik Perhutani. Melainkan kepunyaan warga yang berada di Desa Puhrubuh dan Desa Sidomulyo.

Informasi yang dihimpun koran ini, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi sekitar pukul 11.00. Petugas Perhutani yang mendengar informasi itu langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

"Info awal ada lahan hutan yang terbakar, akhirnya saya kirim personil," terang Kepala Bagian Kesatuan Pemangku Hutan Perhutani Kediri Bagyo Trihandoyo.

Ternyata, ketika sampai di lokasi, yang terbakar bukan lahan Perhutani. Melainkan milik warga. Meskipun demikian lima petugas Perhutani yang tiba tersebut segera membantu memadamkan api. 

Petugas dari Perhutani, bersama anggota Polsek Semen, dan warga, berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Upaya itu mengalami kesulitan. Angin kencang membuat ketinggian lidah api hingga satu meter.

"Kesulitannya angin sangat kencang jadi jilatan api sangat besar dan petugas tidak bisa mendekat," ujarnya.

Saat mobil damkar datang, Handoyo menyebutkan sudah sekitar 80 persen api yang berhasil dipadamkan. Tiga mobil damkar yang datang menangani sisanya dan juga melakukan pembasahan. Sekitar pukul 13.30 api berhasil dipadamkan.

“Dua unit dari kabupaten dan satu unit dari damkar Kota Kediri,” jelas Semianto.

Menurutnya, perkiraan api berasal dari aktivitas pembakaran sampah daun jati kering. Kemudian merambat ke lahan pohon jati.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah