Sikap PSK ODHA yang menebar dendam ke pelanggan justru berdampak buruk bagi wanita lain. Mereka adalah ibu rumah tangga, para istri hidung belang tersebut. Yang tertular dari para suami mereka yang suka jajan.
“Yang banyak terdeteksi itu malah ibu rumah tangga. Bukan si pelanggan,” terang Agus Riyanto. Pria yang juga ketua Warga Peduli AIDS Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ini menggambarkan fenomena ibu rumah tangga yang suaminya suka ‘jajan’ akhirnya jadi orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Hal tersebut menurut Agus sudah lama terjadi. Banyak pelanggan PSK adalah seorang pria yang sudah beristri. Lelaki-lelaki ini, entah karena sebab apa, tidak puas dengan layanan di rumah. Kemudian mencari pelampiasan dengan menyewa perempuan penghibur.
Sayangnya tak semua hubungan yang mereka lakukan aman. Seringkali mereka melakukan hubungan seksual dengan tak menggunakan kondom. Dengan dalih jika perempuan yang disewa terlihat sehat. Satu pandangan yang bisa menipu.
“Karena para penderita HIV ini mayoritas memang tak terlihat gejalanya,” tambahnya.
Apesnya, lebih sering itu hanya penampilan luarnya saja. Di dalam, perempuan tersebut mengidap penyakit menular seksual (PMS). Dengan cepat para lelaki hidung belang ini akan tertular.
Saat tertular, para pelanggan ini juga tak mengetahuinya. Sehingga, ketika berhubungan dengan istrinya justru berpotensi menularkan penyakit mematikan tersebut.
“Istrinya juga tidak tahu apa-apa, tapi pasti kena,” sambungnya.
Kondisi ibu rumah tangga yang terjangkit biasanya terlihat sesaat sebelum melahirkan. Karena di waktu itu, seorang ibu akan melakukan check up. Lebih menyedihkan lagi, di kondisi tersebut, secara otomatis sang anak juga akan menderita HIV.
“Paling kasihan adalah sang ibu dan anak yang akhirnya kena getahnya,” sesalnya.
Bagaimana tidak kasihan, karena ketika sudah terjangkit HIV, hidup mereka akan sengsara. Selain waswas penyakit tersebut bisa merenggut nyawa secara tiba-tiba, mereka juga harus mengonsumsi obat seumur hidup.
Terpisah, AS, salah seorang PSK di Kota Kediri juga mengaku iba dengan kondisi tersebut. Karena sebagai sesama perempuan, dirinya tahu rasanya dihianati oleh pasangan. Terlebih jika sampai menularkan penyakit.
Hal tersebut yang sempat membuat AS pikir-pikir. Alhasil selama menjadi PSK, dirinya mewajibkan penggunaan kondom.
“Terutama akan kasihan ke anaknya,” ujarnya singkat.
(karen wibi/fud/bersambung)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah