Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mayat Ditemukan Membusuk di Bendungan Waru Turi Kediri

Andhika Attar Anindita • Senin, 4 September 2023 | 17:00 WIB

 

GEMPAR: Petugas menunjukkan lokasi penemuan mayat di kawasan Bendungan Waru Turi, Gampengrejo kemarin (foto besar). Petugas gabungan saat mengevakuasi korban.
GEMPAR: Petugas menunjukkan lokasi penemuan mayat di kawasan Bendungan Waru Turi, Gampengrejo kemarin (foto besar). Petugas gabungan saat mengevakuasi korban.

KEDIRI, JP Radar Kediri-
Pengunjung Bendungan Waru Turi, Gampengrejo gempar kemarin pagi. Ini lantaran adanya mayat yang ditemukan terapung membusuk di sana. Mayat itu tersangkut di dekat pintu masuk air bendungan.

Berdasarkan data yang dihimpun, mayat tak dikenal itu ditemukan oleh Yoyok Setiyo Ade, 34, sekitar pukul 08.00 WIB. Kala itu, Yoyok sedang melakukan pengecekan berkala. Tak disangka, dia justru menemukan hal lain. Dia melihat ada tangan Mr. X yang menyeruak. Posisi mayat itu sedikit tertutupi eceng gondok.

“Saya tadi lewat pinggir sungai, ternyata ada sesosok tangan aja. Saya kan takutan. Saya langsung lari dan lapor ke teman-teman,” ujar Yoyok.

Mendapat laporan tersebut, petugas keamanan lantas melaporkan mayat berkaos merah hijau itu ke Polsek Gampeng. Sembari menunggu petugas, mayat itu dibawa ke tepi bendungan. Kondisi mayat sudah pucat. Badannya mengembang.

Photo
Photo

“Jam 09.00 mayatnya diangkat. Terus tim identifikasi Polres Kediri datang. Lalu dibawa ke RS Bhayangkara,” ungkap Yudha Widi, salah satu petugas keamanan bendungan.

Sementara itu, Kapolsek Gampengrejo AKP Sunaryo membenarkan adanya penemuan mayat yang awalnya masih Mr. X tersebut. Dalam proses pengungkapannya, dia menyebut tim identifikasi sempat alami kesulitan. Karena kondisi tubuhnya yang sudah membusuk dan juga menggembung.

“Identifikasi sulit karena tubuhnya menggembung sehingga sidik jari sulit dikenali,” beber Sunaryo.

Pihaknya lantas menyebarkan informasi terkait penemuan mayat tersebut. Hingga akhirnya ada keluarga korban yang datang untuk memastikan mayat tersebut. Dan benar saja. Pria malang tersebut merupakan Moh Zuhri, 26, warga Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem.

“Identitas korban sudah ketemu setelah keluarganya datang. Tadi (kemarin) siang, jenazah diserahkan ke keluarga,” pungkas Sunaryo.

Untuk menanganinya, selain terus dilakukan proses identifikasi itu, perwira tiga balok itu menyebut juga lakukan pengumuman ke warga bila ada yang merasa kehilangan keluarga maupun tetangganya.

“Nyebar info, koordinasi dengan berbagai pihak, siapa yang merasa kehilangan keluarga atau tetangga, gak pulang sudah beberapa hari, bisa ke Bhayangkara atau ke Polsek Gampeng,” tandasnya. 

 Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.  

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#mayat #penemuan #bendungan waruturi