KEDIRI, JP Radar Kediri - Warga Desa Cerme, Kecamatan Grogol gempar kemarin siang (20/8). Itu karena pekarangan pengepul sampah milik Agus Nur Kholik, 50, dilalap si jago merah. Bahkan, sebelum api mengamuk, warga sempat mendengar adanya suara ledakan.
Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, kebakaran tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Beberapa warga mengaku sempat mendengar adanya suara ledakan cukup keras. Duar! Seketika api langsung membakar tumpukan sampah yang hendak dipilah tersebut.
“Tiba-tiba terdengar suara ledakan. Lalu api dengan cepat menyebar,” ujar Jaini, 52, kerabat Agus saat ditemui koran ini di lokasi kejadian.
Diduga, ledakan tersebut berasal dari kaleng bekas tiner atau cat. Dugaan lainnya, ledakan itu dari korek api. Kemungkinan karena kepanasan. Hingga membuatnya meledak. Sial, banyaknya material yang mudah terbakar membuat api dengan ganas mengamuk.
“Mungkin entah ada korek atau apa atau mungkin kaleng tinner, kalau kepanasan kan meledak,” ungkapnya.
Warga langsung berduyun-duyun mendatangi lokasi. Mereka berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, si jago merah tetap mengamuk di pekarangan seluas 14x30 meter tersebut. Terlebih, material yang ada di sana seperti timba bekas, plastik, kaleng, dan kayu.
“Salah satu warga akhirnya menelepon petugas damkar. Apinya sudah terlalu besar,” tutur Jaini.
Menurutnya, Agus sebagai pemilik pekarangan itu merupakan seorang pengepul sampah. Pekarang itu digunakan untuk tempat memilah sampah. Sebelum akhirnya dimanfaatkan ulang. “Saking sibuknya mungkin belum sempat dijual. Jadi ngelumpuk banyak,” jelasnya.
Api baru dapat dijinakkan sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah petugas Damkar Kabupaten Kediri berjibaku menjinakkan si jago merah. Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dari insiden ini. “Kami terjunkan dua armada. Tadi juga dibantu satu armada dari kota,” tutur Kasi Operasional Bidang pemadam kebakaran Satpol PP Kabupaten Kediri Semianto.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah