KEDIRI, JP Radar Kediri – Mini bus AG 7201 Y yang dikemudikan oleh Rudianto, 42, mengalami kecelakaan tunggal kemarin sore (16/8). Kecelakaan terjadi lantaran mini bus oranye itu mengalami pecah ban. Hingga akhirnya terguling di jalan raya Kediri-Kertosono, Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo.
Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 16.10 WIB. Lokasinya tepat berada di depan diler Hino Kediri. Dalam insiden tersebut, lima orang penumpang mini bus mengalami luka-luka. “Mini bus ini sedang berusaha menyalip mobil didepannya, saat menyalip kemudian pecah ban,” ujar Rezza Anggajaya, 25, salah satu saksi di lokasi kejadian.
Rezza yang merupakan security Diler Hino melihat secara langsung saat mini bus itu mengalami kecelakaan. Kendaraan yang bermuatan empat orang dewasa dan tiga anak-anak ini melaju dari arah selatan.
Akibat pecah ban Rudi langsung kehilangan kemudi. Mobilnya berputar. Mobil justru sempat membentur pohon asam londo yang berada dipinggir jalan. Setelah menabrak pohon, mobil itu pun terguling.
Akibatnya kaca mobil pecah. Dari delapan orang didalam kendaraan, tiga yang berada dibangku depan bisa langsung keluar. Sedangkan empat orang yang duduk dibangku tengah sempat tidak bisa keluar karena terjebak kursi. Mereka baru dapat keluar dari kendaraan setelah mobil diberdirikan.
Rezza mengatakan bahwa proses mendirikan mobil tidak menggunakan alat. Yang mendirikan kendaraan adalah orang-orang yang berada dilokasi kejadian. Jumlahnya sekitar 15 orang. Setelah mobil berdiri, keempat orang tersebut baru dapat keluar mobil.
Agar segera mendapatkan pertolongan, warga menghentikan mobil yang lewat untuk membawa delapan orang tersebut. Mereka dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri, dengan menggunakan bak terbuka.
Kecelakaan tunggal ini sempat membuat kemacetan panjang. Dari wilayah utara, kemacatan sekitar 1,9 kilometer. Begitu pula dari arah selatan. Sekitar pukul 17.00 WIB arus lalu lintas kembali normal setelah mobil diderek.
Terpisah, Kanit Gakkum Satlanta Polres Kediri Iptu Budi Winaryanto menjelaskan bahwa dari delapan penumpang hanya lima orang yang mengalami luka-luka. Dari kelimanya, dua korban luka berusia empat dan tujuh tahun. “Penyebab kecelakaan karena ban belakang sebelah kanan Meletus. Sehingga supir oleh dan menabrak pohon,” tandas Budi.
Editor : Anwar Bahar Basalamah