KEDIRI, JP Radar Kediri-Rasa kantuk Sasminto, 36, seketika hilang. Pria asal Dusun Bangsri, Desa Selosari, Kandat itu bergegas keluar rumah setelah mendengar suara tangis bayi sekitar pukul 04.30 kemarin. Saat mengecek lincak di dapur rumahnya, dia mendapati seorang bayi perempuan yang masih merah di sana.
“Tadi (kemarin, Red) saya baru saja keluar dari kamar mandi. Mendengar suara bayi menangis. Saya cari asal suara ternyata berasal dari dapur,” kata Sasminto ditemui di rumahnya kemarin siang.
Berbeda dengan dapur lainnya, dapur di rumah Sasminto memang dalam kondisi terbuka. Bayi yang tidak dibungkus satu helai kain pun itu diletakkan di lincak di samping tungku perapian. “Saya sempat berpikir itu suara kucing, tapi setelah saya dengarkan lagi tidak mirip, makanya saya keluar,” lanjutnya.
Baca Juga: Pentas Jaranan di Bedali Ngancar Kabupaten Kediri Berakhir Ricuh
Saat dicek, tali pusar bayi malang itu sudah dalam kondisi terpotong. Hanya tersisa beberapa sentimeter (cm) saja. Kepala bayi yang masih basah itu diletakkan di topi warna krem milik ayah Sasminto. Topi yang biasa dipakai saat ke sawah itu memang diletakkan di lincak sejak beberapa hari sebelumnya.
Sasminto bersyukur, kondisi bayi juga sehat. Tidak ada luka-luka di tubuhnya. Yang membuat dia lega, bayi yang masih berlumuran darah itu tidak dimangsa oleh tujuh ekor kucing peliharaannya yang ada di bawah lincak. “Untungnya tidak diapa-apakan,” tutur pria yang pagi itu langsung melapor ke perangkat desa.
Apakah sebelum penemuan bayi itu dia melihat hal yang ganjil di lingkungannya? Sasminto langsung menggeleng. Dia mengaku tidak mendengar suara-suara mencurigakan atau melihat aktivitas tak biasa lainnya. “Suara kendaraan yang berhenti juga tidak ada. Sekitar sini pun tidak ada warga yang tengah hamil tua,” paparnya sembari menyebut hanya ada satu perempuan yang hamil empat bulan.
Terpisah, Kapolsek Kandat Iptu Rudy Widianto yang dikonfirmasi tentang penemuan bayi perempuan di wilayahnya menjelaskan, berdasar pemeriksaan bidan setempat umur bayi tersebut saat ditemukan baru sekitar tiga jam. Artinya, bayi diletakkan di lincak rumah Sasminto beberapa jam setelah dilahirkan. “Kondisi bayi sehat dan saat ini dirawat di RS Bhayangkara,” kata Rudy.
Selain fokus merawat bayi, Rudy menyebut pihaknya juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas orang tua bayi. Polisi menurutnya sudah berkordinasi dengan perangkat desa dan bidan-bidan di sana. Demikian juga dengan sejumlah fasilitas kesehatan di Kandat. “Mereka kami minta melaporkan jika mendapati orang yang baru melahirkan,” terang Rudy.
Baca Juga: Pohon Asam Cina Tua Timpa Kabel di Ngadiluwih
Hingga kemarin siang menurut Rudy masih belum ada laporan identitas pasien yang baru melahirkan bayi perempuan. “Kebetulan tadi (kemarin, Red) bidan-bidan juga ngumpul karena ada koordinasi seluruh bidan di kecamatan, disitu saya sampaikan untuk membantu memantau bila didapati pasangan di luar nikah, maupun tanda-tanda yang berkaitan dengan kelahiran bayi,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah