KEDIRI, JP Radar Kediri - Sebuah pementasan kesenian jaranan di Desa Bedali, Kecamatan berakhir kisruh. Kericuhan dipicu salah seorang pemain barongan yang melompat dari panggung. Sialnya, dia mengenai seorang perempuan yang sedang menonton. Tak ayal, para penonton lain yang tidak terima langsung mengamuk.
Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu sore (13/8). Namun, kericuhan tersebut baru viral di media sosial (medsos) kemarin. Berdasarkan penelusuran wartawan koran ini, sejatinya hal itu terjadi karena kesalahpahaman. Kini masalah tersebut telah berakhir dengan damai.
“Pas acara hampir selesai barongannya anjlok dari panggung dan mengenai seorang perempuan yang di bawah,” jelas Kepala Desa Bedali Bahrul Rohmat.
Kebetulan, perempuan tersebut merupakan menantu dari ketua rukun tetangga (RT) setempat. Warga dan penonton merasa tidak terima. Bahrul menilai bahwa warga hanya berusaha membela korban. Tidak ada maksud lainnya. Beruntung, kericuhan tersebut berhasil diselesaikan tidak lama setelahnya.
Sementara itu, penonton tersebut mengalami luka di bagian kepala. Dia langsung dilarikan ke klinik desa. Selanjutnya dirujuk ke RSUD Simpang Lima Gumul untuk mendapatkan dilakukan rontgen.
Bahrul menyebut, kejadian itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Dia menyebut pihak pemilik kelompok jaranan yang sepenuhnya menanggung biaya perawatan korban. “Sorenya sudah dilakukan mediasi. Pihak jaranan bertanggungjawab penuh,” tandasnya.
Terpisah, Kapolsek Ngancar AKP Chardi Kukuh menyebut kejadian tersebut sudah diselesaikan oleh pihak desa. Selain itu juga dia menyebut bahwa perkara tersebut tidak dilaporkan ke Polsek Ngancar. “Sampai saat ini tidak ada laporan ke polsek, Infonya sudah diselesaikan kemarin oleh panitia dan perangkat desa,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah