KEDIRI, JP Radar Kediri – Keberadaan sarang lebah yang di Taman Hutan Jayabaya Kota Kediri sering membuat pengunjung resah. Pengelola khawatir lebah akan menyengat pengunjung di sana. Beruntung, sarang tersebut telah dapat diamankan oleh petugas kemarin siang.
Kabar adanya sarang tawon itu disampaikan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri kemarin. Tak berselang lama, petugas dari PMK Kota Kediri langsung meluncur ke lokasi. “Sarang tawonnya menggantung di pohon Waru,” ujar Kepala PMK Kota Kediri Fanni Eryanto.
Dia menjelaskan bahwa tidak ada kendala berarti pada penanganan kemarin. Proses pengamanan pun lebih lancar dengan adanya bantuan alat dari DLHKP. Selama kurang lebih setengah jam, sarang tawon endas itu berhasil dievakuasi. “Kalau penanganan sarang tawon itu saya selalu tekankan pada anggota agar sabar dan tenang,” terangnya.
Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa lebah yang dikenal dengan tawon endas itu sangat sensitif atas adanya gerakan. Oleh karenanya, setiap tindakan seperti memasang tangga ataupun lainnya harus dilakukan secara hati-hati.
“Kalau tawon endasnya itu sudah keluar sarang, ya harus ditunggu sampai dia kembali masuk,” kata Fanni.
Pada evakuasi kemarin, petugas berhasil melakukan penanganan sekitar pukul 11.20. Sarang tawon kemudian di bawa ke kantor PMK Kota Kediri. Nantinya, sarang tawon itu bisa ditunjukkan kepada anak TK atau masyarakat sebagai bahan edukasi.
“Kami akan kasih tahu kalau lebah jeni ini berbahaya. Jangan sampai tersengat,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah