Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pabrik Triplek Milik Perhutani di Puncu Dilalap si Jago Merah, Ini Kerugiannya

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 1 Agustus 2023 | 17:39 WIB

PENASARAN: Warga menyaksikan kebakaran di PT Perhutani Plywood Industry di Desa Gadungan, Puncu, dari arah samping pagar pabrik kemarin siang.
PENASARAN: Warga menyaksikan kebakaran di PT Perhutani Plywood Industry di Desa Gadungan, Puncu, dari arah samping pagar pabrik kemarin siang.

KEDIRI, JP Radar Kediri-PT Perhutani Plywood Industry (PPI) yang tak lain merupakan pabrik triplek di Desa Gadungan, Puncu, dilalap si jago merah kemarin. Kebakaran yang terjadi di siang bolong itu membuat kayu gelondongan yang tengah dioven hangus dilalap api. Kerugian ditaksir mencapai Rp 400 juta.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00. Adalah Minarsih, 50, salah satu warga yang sempat melihat api membumbung tinggi dari arah pabrik.

Awalnya, asap terlihat mengepul dari beberapa sisi pabrik. Warga yang melihat itu ikut panik. Meski demikian, mereka tidak bisa berbuat banyak. Sebab, mereka tidak boleh masuk ke dalam pabrik. “Hanya bisa melihat dari samping tembok,” kata Minarsih.

Baca Juga: PN Kota Kediri Eksekusi Toko Sepatu di Kelurahan Singonegaran

Beberapa saat kemudian, empat unit mobil pemadam kebakaran masuk ke lokasi. Minarti menjelaskan, kebakaran terjadi saat para pekerja baru saja istirahat. Begitu mereka kembali bekerja, ada yang melihat asap mengepul dari ruangan oven atau tempat pengeringan kayu.

“Yang terbakar (oven, Red) di ruangan nomor 6, 7, dan 8,” kata Kapolsek Puncu AKP Gatot Pesantoro sembari menyebut pekerja langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran sembari melakukan upaya pemadaman awal seadanya.

Empat unit mobil damkar melakukan pemadaman dari berbagai sisi. Api baru padam setelah tiga jam. Api baru padam sekitar pukul 16.35. Selebihnya, tim PMK melakukan pembasahan untuk memastikan bara api tidak muncul lagi. Pembasahan dilakukan hingga pukul 18.00 tadi malam.

Baca Juga: Senenge Bangkang, Bojone Ditendang

Ditanya tentang penyebab kebakaran, Gatot menyebut hingga kemarin masih dalam penyelidikan. “Yang menentukan penyebab kebakaran itu ranahnya labfor (Laboratorium Forensik Polda Jatim, Red),” lanjut Gatot.

Meski tidak memakan korban jiwa, kebakaran kemarin menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit. Berdasar hitungan sementara, nilainya mencapai ratusan juta rupiah. “Kerugian sekitar Rp 400 juta dari kayu-kayu yang terbakar,” jelas perwira dengan pangkat tiga balok di pundak itu.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Hangus #si jago merah #kebakaran #pabrik triplek