KEDIRI, JP Radar Kediri- Si jago merah kembali melahap lahan tebu. Kali ini, kebakaran terjadi di lahan Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah. Kobaran api tersebut diduga berasal dari bekas sampah yang dibakar warga. Hingga akhirnya merambat ke lahan tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, kejadian ini berlangsung Minggu petang (30/7). Warga yang membakar sampah tersebut diduga lalai. Tidak memastikan pembakaran sampah tersebut benar-benar padam. Justru ditinggal begitu saja saat masih menyala.
“Awal api itu dari kegiatan bakar sampah warga setempat lalu ditinggal pergi,” ujar Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Kediri Sutiyana melalui Huda Ashari, selaku petugas yang berada di lapangan.
Karena kondisinya yang berdekatan, kobaran api dengan mudahnya menjangkau lahan tersebut. Terlebih, angin berembus dengan relatif kencang. Sehingga api dengan cepat menyebar dan membakar lahan tebu siap panen tersebut.
Mengetahui hal tersebut, warga berusaha memadamkannya dengan alat seadanya. Sayang, usaha itu tidak berhasil mengatasi masalah. Hingga akhirnya warga melaporkan kebakaran tersebut ke petugas damkar.
“Pemilik cepat menghubungi damkar. Kalau terlambat bisa membakar rumah dan rumpun bambu,” ungkap Huda.
Posisi lahan tebu yang dekat dengan rumah itu sangat memungkinkan api merambat ke pemukiman warga. Namun karena respon cepat dari pelapor pemadam masih bisa mengantisipasinya. Terkait pemadaman tersebut, Huda menyebut kesulitan yang dihadapinya adalah luasnya lahan dan banyaknya titik api yang sulit dijangkau. Serta angin yang kencang memungkinkan api mudah menyebar.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah