Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Labfor Polda Jatim Olah TKP di DKPP Kota Kediri, Barang Ini yang Dibawa

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 10 Mei 2023 | 17:26 WIB
CARI BUKTI: Personel Labfor Polda Jatim memeriksa tiga lokal gedung DKPP Kota Kediri yang terbakar pada Sabtu (30/4) lalu. Petugas mengumpulkan barang bukti untuk menyelidiki penyebab kebakaran. (Foto: Wahyu Adji)
CARI BUKTI: Personel Labfor Polda Jatim memeriksa tiga lokal gedung DKPP Kota Kediri yang terbakar pada Sabtu (30/4) lalu. Petugas mengumpulkan barang bukti untuk menyelidiki penyebab kebakaran. (Foto: Wahyu Adji)
KEDIRI, JP Radar Kediri–Kasus kebakaran kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Kediri pada Sabtu (30/4) dini hari lalu ditangani oleh Polda Jatim. Kemarin, tim laboratorim forensik (labfor) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mereka mengamankan sejumlah barang bukti untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Tim Labfor Polda Jatim tiba di lokasi sekitar pukul 11.15 kemarin. Begitu berada lokasi kebakaran, tiga personel langsung menyebar ke beberapa bangunan yang sudah dalam kondisi hangus itu. Selanjutnya, mereka mengamankan beberapa barang. Di antaranya instalasi listrik, serta sisa material yang terbakar hingga yang sudah berwujud abu.

Kasubdit Fiskom Bidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Joko Siswanto menyebut, barang bukti yang diamankan kemarin akan diperiksa lebih lanjut di Labfor Polda Jatim. Karena itu pula, saat ditanya penyebab kebakaran di Gedung milik Pemkot Kediri itu, dia belum bisa menyimpulkan.

“Kami belum berani menyimpulkan karena masih harus melalui pemeriksaan lebih lanjut di lab (Laboratorium Forensik Polda Jatim),” kata perwira dengan pangkat tiga melati di pundak itu sembari menyebut timnya butuh waktu 7-10 hari untuk melakukan penyelidikan.

Terpisah, Kepala DKPP Kota Kediri M. Ridwan mengatakan, kebakaran yang terjadi akhir April lalu menghanguskan ruang sekretariat dan dua bidang kerja. Akibat hangusnya tiga lokal bangunan itu, puluhan pegawai harus “mengungsi” ke bangunan sementara. Misalnya, pegawai bidang peternakan dan bidang tanaman pangan, holtikultura, dan perkebunan (TPHP) harus menempati bekas gudang di kompleks bangunan belakang.

Kemudian, pegawai bidang peternakan menempati gedung pusat kesehatan hewan (puskeswan). Selanjutnya, secretariat DKPP pindah ke ruang penyuluhan yang ada di gedung kelompok jabatan fungsional.

Diakui Ridwan, kebakaran akhir April lalu membuat seluruh arsip-arsip sekretariat hangus terbakar. Termasuk berkas dan barang pribadi milik pegawai. “Ada 1.250 vaksin PMK (penyakit mulut dan kuku, Red) yang ikut terbakar,” paparnya.

Tidak hanya itu, obat-obatan untuk ternak dan 100 sampel cement (sperma sapi untuk keperluan inseminasi buatan) juga rusak terbakar. “Untuk obat-obatan perkiraan senilai Rp 25 juta (kerugiannya, Red),” jelas Ridwan.

Terkait kedatangan tim Labfor Polda Jatim kemarin, menurut Ridwan hal itu karena yang terbakar merupakan asset pemerintah. Karenanya diperlukan investigasi pihak yang berwenang.

Ridwan menegaskan, meski kebakaran telah terjadi lebih dari seminggu, pihaknya baru bisa menginventarisasi barang yang selamat setelah penyelidikan selesai. Serta, hasil penyelidikan menyebut tidak ada  unsur kesengajaan maupun kelalaian.

Seperti diberitakan, kebakaran terjadi di kantor DKPP Kota Kediri pada Sabtu (30/1) lalu. Dalam peristiwa sekitar pukul 01.30 dini hari itu, tiga local bangunan kantor hangus terbakar. Adpi diduga berasal dari bangunan tengah sebelum kemudian menyebar ke berbagai sisi.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #berita viral #berita terbaru #berita hari ini #kebakaran kantor dkpp kediri