Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Waspada Curah Hujan Tinggi hingga 10 Februari 

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 8 Februari 2023 | 17:45 WIB
(Foto: Wahyu Adji)
(Foto: Wahyu Adji)
KOTA, JP Radar Kediri– Tak hanya berpotensi tanah longsor dan banjir, Kota Kediri juga rawan pohon tumbang. Ini tak terlepas dari imbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang potensi cuaca hujan lebat yang akan terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur hingga 10 Februari lusa.

Imbauan BMKG ini disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri. Informasi yang didapat dari hasil analisis dinamika atmosfer BMKG beberapa waktu lalu. Bahwa masih aktifnya La Nina dan kembali aktifnya Gelombang Rossby di wilayah Jatim berpotensi meningkatkan curah hujan dan berpotensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi.

Oleh karena itu, BPBD Kota Kediri mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, mereka telah melakukan pemetaan bencana yang berpotensi terjadi. Sebelumnya, tim BPBD sejak awal tahun ini telah turun ke lapangan untuk memetakan area rawan bencana. Hasilnya, ada dua kelurahan yang berpotensi. Yakni Kelurahan Pojok, Mojoroto, dan Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota.

Meski begitu, masyarakat di luar dua wilayah tersebut diharapkan tetap waspada. Terlebih hujan intensitas tinggi ini juga disertai angin kencang. “Diharapkan selalu waspada cuaca ekstrem ini karena berpotensi bencana di beberapa wilayah di Jatim, termasuk di Kediri sesuai yang diimbaukan oleh BMKG,” Kepala BPBD Kota Kediri Indun Munawaroh melalui Operator Unit Reaksi Cepat Penanggunangan Bencana Jaenal Arifin.

Seperti yang terjadi pada akhir tahun lalu saat ada angin puting beliung di Kecamatan Pesantren juga diluar prediksi. Hingga menyebabkan kerugian material bagi warga yang terdampak. Untuk itu ia mengimbau agar warga selalu waswas terhadap cuaca ekstrem ini.

Sebelumnya, dari hasil pemetaan timnya di lapangan ada dua potensi bencana yang terjadi di Kota Kediri. “Itu berdasarkan kajian resiko bencana (KSB) kami yakni tanah longsor dan banjir masih berpotensi terjadi,” tuturnya.

Tanah longsor berpotensi terjadi di Kelurahan Pojok, sementara banjir di Lingkungan Ngadisimo, Kelurahan Ngadirejo. Dua wilayah itu menjadi titik lokasi rawan bencana. Jaenal menambahkan pihaknya akan terus meng-update pemetaannya.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #berita hari ini #hujan lebat #curah hujan #hujan