Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ibu Ali Belum Percaya Anaknya Hilang di Lawu

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 1 November 2022 | 17:03 WIB
RUMAH ORTU: Bangunan rumah Rom, ibu Ali Rahmatullah, yang hilang di Gunung Lawu hingga kemarin belum ditemukan. (Khalqinus Taaddin/JPRK)
RUMAH ORTU: Bangunan rumah Rom, ibu Ali Rahmatullah, yang hilang di Gunung Lawu hingga kemarin belum ditemukan. (Khalqinus Taaddin/JPRK)
PAPAR, JP Radar Kediri – Orang tua Ali Rahmatulloh, 48, warga Desa Minggiran, Kecamatan Papar tak kuasa menahan sedih mendengar anak sulungnya menghilang di Gunung Lawu. Mereka baru tahu tiga hari yang lalu. “Dua adiknya Ali awalnya merahasiakan. Karena mereka tidak mau melihat saya khawatir dan sedih,” tutur Rom, 65, ibu Ali, dengan nada sendu.

Saat ditemui kemarin siang (31/10), ibu tiga anak itu belum mengetahui persis lokasi anaknya hilang. Dia agaknya belum percaya Ali hilang di Gunung Lawu. “Saya hanya tahu Ali menghilang, itu saja,” katanya dengan suara lirih.

Sejak berkeluarga, Rom mengaku, Ali tidak pernah datang ke rumahnya di Kertosono, Nganjuk. Begitu juga sebaliknya. Rom tidak pernah ke rumah anaknya di Minggiran, Papar. Mereka masing-masing sibuk. Ali bekerja di Solo. Sedangkan Rom mengurus empat kamar kos yang disewakan. “Sejak berkeluarga, Ali tidak pernah ke sini. Kok tiba-tiba ada kabar dia hilang,” ucapnya sambil mengusap mata yang berlinang.

Sementara, Binti Alfiati, 39, istri Ali, ketika mendatangi rumah mertuanya tidak menyampaikan apa-apa mengenai suaminya. Rom mengira Binti dan dua anaknya, Agim dan Ulia, datang silaturahmi. “Istrinya tidak bilang apa-apa,” kata perempuan yang saat itu memakai kebaya dengan sarung batik.

Rom tak kuasa menceritakan anaknya lebih jauh. Di ruangan rumah bernuansa Jawa itu, dia mondar-mandir sambil memegang kepala dan meneteskan air mata. “Itu aja dulu Mas, saya lupa bagaimana semasa Ali waktu dulu-dulu. Saya jadi pusing mikirin ini,” pungkasnya sembari meminta doa agar Ali dapat ditemukan secepatnya dalam keadaan selamat.

Ali diketahui menyukai pramuka sejak SMA. Saat itu, ia suka camping dengan teman sekolahnya. Setelah lulus masih hobi. Sampai akhirnya dikabarkan hilang di Gunung Lawu sejak Sabtu (15/10). Hingga kemarin belum ditemukan.(c1/ndr) Editor : Anwar Bahar Basalamah
#seputar kediri raya #radar kediri #kabupaten kediri #berita terkini #seputar kediri #kediri #harmoni kediri #info kediri raya #info kediri #gunung lawu #kediri raya #info terkini #orang hilang #berita kediri hari ini #berita kediri #kecamatan papar #Peristiwa #update kediri #desa minggiran