Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Saat TKA Pengawas Pun Diawasi, Tujuannya Mencegah Hal Ini Terjadi

Ayu Ismawati • Selasa, 4 November 2025 | 19:37 WIB
Siswa SMAN Mojo mengerjakan soal-soal tes kemampuan akademik di gelombang pertama kemarin. Total ada sekitar 11 ribu pelajar yang mendapat giliran di gelombang pertama.
Siswa SMAN Mojo mengerjakan soal-soal tes kemampuan akademik di gelombang pertama kemarin. Total ada sekitar 11 ribu pelajar yang mendapat giliran di gelombang pertama.

 JP Radar Kediri-Sedikitnya ada sekitar 11 ribu pelajar SMA sederajat yang mengikuti tes kemampuan akademik (TKA) gelombang pertama kemarin. Mereka mengerjakan soal dengan diawasi secara ketat. Tidak hanya siswa, keseriusan pengawas dalam menjalankan tugas pengawasan juga diawasi oleh penyelia.

Seperti di SMAN 1 Kediri kemarin. Total ada sekitar 400 pelajar yang mengikuti TKA. Sekitar 200 anak di antaranya mengerjakan soal di gelombang pertama. Adapun 200 sisanya mengerjakan soal mulai Rabu (5/11) atau gelombang kedua.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 1 Kediri Arif Syah Putra mengatakan, pelaksanaan TKA hari pertama kemarin berjalan lancar. Dia membenarkan tentang praktik pengawasan berlapis untuk menghindari kecurangan.

“Pengawasnya ini silang penuh. Jadi (pengawas) dari luar sekolah semua,” ungkap Arif.

Berbeda dengan pengawasan ujian biasanya, pengawasan TKA dilakukan secara berlapis. Para pengawas ruangan ini diawasi oleh pengawas dari pihak luar atau penyelia. “Pengawasan (untuk pengawas) lewat webcam (web camera),” lanjut Arif. 

Setiap laboratorium tempat pelaksanaan TKA diawasi dari jarak jauh oleh penyelia. Karenanya, pengawas ruang ujian juga ikut dipantau kinerja mereka dalam melakukan pengawasan. “Kami menyediakan empat webcam untuk tambahan pengawasan di live Zoom,” terang pria yang secara definitif menjabat kepala SMAN 1 Mojo itu.

Selain itu, antisipasi keamanan teknis juga dilakukan sekolah. Sebelumnya, pihak sekolah melakukan memorandum of understanding (MoU) atau perjanjian dengan pihak terkait. Tujuannya agar pelaksanaan TKA bisa berjalan lancar.

“Kami kerja sama eksternal dengan PLN maupun penyedia jaringan internet. Jadi ada klausul bahwa ketika pelaksanaan TKA ini tidak ada pemadaman listrik dan gangguan jaringan internet,” papar Arif sembari menyebut antisipasi juga dilakukan dengan menyediakan genset di sekolah untuk insiden tidak terduga.

Untuk diketahui, sedikitnya ada 22.505 pelajar SMA/SMK di Kediri Raya yang mengikuti TKA di gelombang pertama dan kedua. Tes digunakan untuk memvalidasi nilai rapor siswa itu dilaksanakan tiga sesi di masing-masing gelombangnya. Sesuai jadwal, TKA akan digelar hingga Kamis (6/11) nanti.

Selain siswa SMA sederajat, siswa madrasah aliyah (MA) juga mengikuti TKA. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri Ahmad Zamroni menyebut, total ada 3.020 pelajar dari MA di Kota Kediri yang uji kemampuan akademik di TKA. Mereka tersebar enam lembaga MA, baik negeri maupun swasta.

“Semua siswa kelas 12 dari madrasah aliyah ikut. Alhamdulillah berjalan lancar. Tadi saya cek di MAN 1, pelaksanaan hari pertama ini juga dibagi dua tahapan,” papar Zamroni.

 Menurutnya, seluruh lembaga menggelar TKA secara mandiri. Hal itu juga karena jumlah lembaga MA yang terbatas di Kota Kediri. “Semuanya mandiri karena madrasah aliyah kami kan nggak terlalu banyak. Cuma nanti mungkin yang madrasah tsanawiyah perlu kami petakan lagi,” tandasnya.

Seperti diberitakan, TKA jenjang SMA/sederajat sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) dimulai serentak kemarin (3/11). Karena keterbatasan sarpras, satu lembaga SMK di Kabupaten Kediri tidak bisa menggelar TKA sendiri. Melainkan siswanya harus bergabung dengan sekolah lain.

“Gabung di sekolah lain karena sarana sekolah tidak memenuhi persyaratan. Bisa karena spek komputernya, bandwidth internetnya, atau sumber daya manusia untuk proktor dan teknisinya,” urai Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Kediri Sidik Purnomo terkait satu sekolah yang harus ‘mengungsi’ itu.(*)

Editor : Mahfud
#gelombang pertama #Tes Kemampuan Akademik