Kadisdik Kota Kediri Sidak Hasil Revit Sekolah, Segera Manfaatkan Setelah Serah Terima

Ayu Ismawati • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:00 WIB
TERJUN LANGSUNG: Kadisdik Mandung Sulaksono berbincang dengan siswa SDN Bandarlor 3 di sela-sela sidak hasil revit sekolah, Kamis (15/10). (Foto: Ayu Isma)
TERJUN LANGSUNG: Kadisdik Mandung Sulaksono berbincang dengan siswa SDN Bandarlor 3 di sela-sela sidak hasil revit sekolah, Kamis (15/10). (Foto: Ayu Isma)

KOTA, JP Radar Kediri-Progres revitalisasi sekolah di Kota Kediri sebagian sudah hampir rampung. Dinas Pendidikan Kota Kediri menyebut, sarana dan prasarana (sarpras) yang diperbaiki melalui program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) itu segera bisa dimanfaatkan dalam waktu dekat.

Tahun ini, total ada 16 SD dan SMP yang menjadi sasaran revitalisasi sarpras.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Kediri Mandung Sulaksono mengatakan, secara umum capaian pekerjaan proyek sudah sesuai dengan rencana awal.

Di beberapa sekolah, progresnya sudah mencapai hampir 100 persen. Salah satunya di SDN Bandarlor 3 yang revitalisasinya menyasar empat ruang kelas dan satu ruang admin.

“Ini nanti saya juga masih turunkan tim untuk cek lagi sebelum ada serah terima bangunan ke Pemerintah Kota Kediri, dalam hal ini dinas pendidikan nanti yang menerima hasil pekerjaan,” ujar Mandung saat ditemui usai mengecek hasil revitalisasi di SDN Bandarlor 3, Kamis (15/10).

Baca Juga: Cek Hasil Revitalisasi Sekolah, Kadisdik Kota Kediri Sebut Sebagian Besar Sudah 100 Persen

Setelah diperbaiki oleh Pemerintah Pusat, Mandung menyebut nantinya tugas dinas pendidikan untuk perawatan rutin.

Termasuk melalui sekolah yang harus memanfaatkan serta mengelola sarpras baru itu dengan baik dan sesuai peruntukan.

“Sekarang (di SDN Bandarlor 3) tinggal menunggu serah terima dari Kementerian, kami masih minta jadwalnya untuk segera dilakukan serah terima,” sambung Mandung.

Dengan serah terima yang disegerakan itu, harapannya sarpras baru tersebut bisa segera dimanfaatkan siswa dan guru.

Khususnya ruang kelas yang dibutuhkan untuk kegiatan pembelajaran sehari-hari. Sebab, hingga kemarin beberapa siswa masih belajar di ruang kelas sementara imbas bangunan kelas yang baru diperbaiki.

Salah satu kelas bahkan harus belajar di luar kelas. Mereka menempati ruang semi-outdoor di antara bangunan kelas dan pagar sekolah.

Baca Juga: Rombak Belasan SD dan SMP, Rata-Rata Progres Revitalisasi di Kota Kediri di Atas 50 Persen

Dengan beratapkan asbes dan papan tulis yang dipindahkan ke luar kelas, anak-anak itu tetap mengikuti pembelajaran seperti normalnya. Meskipun dengan fasilitas seadanya.

“Harapan saya secepatnya (bisa segera menempati ruang kelas baru, Red),” tandas Mandung.

Di luar itu, Mandung menyebut proyek revitalisasi sekolah dari Kemendikdasmen di beberapa titik masih berjalan. Waktu selesai pekerjaan yang tidak bersamaan itu disebabkan proyek yang dimulai dalam rentang waktu yang berbeda-beda.

Rata-rata untuk proyek yang berjalan mulai Juli lalu sudah rampung dan tinggal menunggu serah terima bangunan.

“Sebelum ada serah terima juga nampaknya memang belum boleh ditempati. Menunggu serah terima dulu,” sambungnya.

Untuk diketahui, total ada 16 lembaga sekolah negeri dan swasta yang menjadi sasaran revitalisasi di Kota Kediri tahun ini. Rinciannya, 14 SD dan dua SMP.

Baca Juga: Liputan Khusus: Rencana Lima Hari Sekolah di Kabupaten Kediri, Mencerdaskan atau Mencemaskan? (1)

Di luar itu, juga ada 29 gedung TK dan PAUD di Kota Kediri yang direvitalisasi tahun ini dengan bersumber dari anggaran Pemerintah Pusat.

Objek yang diperbaiki juga beragam, tergantung pengajuan sekolah. Dari pengajuan itu, mayoritas sekolah mengajukan perbaikan ruang kelas.

Mandung menyebut, secara keseluruhan progres revitalisasi sudah mencapai lebih dari 50 persen. 

         

Editor : Ayu Ismawati
Sumber : Radar Kediri
sdn bandarlor 3 kemendikdasmen revitalisasi Dinas Pendidikan Kota Kediri sarpras pendidikan