KOTA, JP Radar Kediri-Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak hanya jadi sarana untuk mengukur keberhasilan pembelajaran.
Bagi siswa SMK, nilai TKA juga mulai digunakan sebagai syarat lamaran kerja di sejumlah perusahaan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jatim Wilayah Kediri Adi Prayitno. Pria yang kemarin (6/10) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) gladi TKA di SMKN 1 Kota Kediri ini menyebut, nilai TKA kini juga jadi salah satu berkas yang harus dilampirkan saat melamar kerja.
“Bagaimana pun ini (nilai TKA) sangat diperlukan. Baik untuk orientasi kerja maupun melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” kata Adi.
Senada dengan Adi, Waka Kurikulum SMKN 1 Kota Kediri Setiyono mengatakan, mulai tahun 2025 lalu ada tren dunia industri yang mensyaratkan nilai TKA sebagai salah satu lampiran berkas lamaran.
Baca Juga: Siswa SMA/Sederajat Garap Soal AN dan TKA Empat Hari! 23 Ribu Siswa SMA/SMK di Kediri Ikut Gladi
Karenanya, meski siswa tidak berencana melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, mereka tetap diimbau untuk mengikuti TKA. Berdasar pengalaman tahun lalu, ada alumni yang menanyakan sertifikat TKA ke sekolah.
“Padahal sertifikat sudah kami bagikan, mungkin anaknya lupa. Akhirnya kami cari informasi, mengapa kok melamar kerja masih butuh sertifikat TKA? Ternyata industrinya yang memang menanyakan itu,” ungkap Setiyono.
Belajar dari hal tersebut, tahun ini SMKN 1 Kota Kediri mendorong semua siswa untuk mengikuti TKA. “Semua siswa kelas XII ikut TKA,” jelasnya.
Seperti diberitakan, di Kota Kediri total ada 23.207 siswa SMA/SMK yang akan mengikuti TKA akhir Oktober nanti. Rinciannya, 13.442 siswa dari SMK dan 9.765 siswa dari SMA.
tBaca Juga: TKA 2026 Makin Dekat, Ini 5 Tips agar Lebih Siap Hadapi Ujian
Selain mereka, ada beberapa siswa ‘titipan’ yang akan mengikuti TKA di SMK Kediri. Mereka merupakan siswa SMK luar daerah yang sedang mengikuti praktik kerja lapangan (PKL) di Kediri.
Para siswa tersebut tak diharuskan kembali ke daerah asal untuk mengikuti TKA. Melainkan bisa ikut gladi dan tes di Kediri melalui mekanisme penempatan khusus.
“Contoh, ada siswa titipan dari Mataram, Nusa Tenggara Barat, yang saat ini sedang PKL di Ngadiluwih. Daripada nanti TKA-nya kembali ke Mataram, jauh, maka koordinasi ikut di sini (SMKN 1 Kota Kediri, Red),” sambung Adi lagi.
Hal serupa berlaku untuk siswa SMK asal Kediri yang tengah mengikuti PKL di luar daerah. Data yang dihimpun koran ini, ada enam siswa dari luar Kediri yang akan mengikuti TKA di SMK Kediri.
Baca Juga: Ratusan Pelajar Adu Strategi Taklukkan Soal ala TKA di Grand Final KKA 2026
Sedangkan siswa SMK Kota Kediri yang mengikuti TKA di luar Kota Kediri mencapai 26 anak. Selanjutnya, ada enam siswa SMK Kabupaten Kediri yang mengikuti TKA di luar kota.
Untuk diketahui, gladi bersih TKA jenjang SMA/SMK/MA berlangsung mulai 5 - 18 Oktober untuk dua gelombang. Sementara pelaksanaan TKA akan berlangsung mulai 26 Oktober mendatang.
Tahun ini, TKA akan diintegrasikan dengan asesmen nasional (AN). Sehingga setiap anak akan mengikuti TKA dan AN selama empat hari.
Editor : Ayu Ismawati
Sumber : Radar Kediri