Ribuan Siswa SD Kota Kediri Berebut Tiket Grand Final Kompetisi Kompetensi Akademik 2026

Hilda Nurmala Risani • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 06:30 WIB
Peserta KKA SD Kota Kediri mengikuti babak penyisihan, Selasa (1/9). (Foto: Wahyu Adji)
Peserta KKA SD Kota Kediri mengikuti babak penyisihan, Selasa (1/9). (Foto: Wahyu Adji)

KOTA, JP Radar Kediri-Ribuan pelajar sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) di Kota Kediri berebut tiket menuju babak final Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) kemarin (1/9). Mereka antusias mengikuti babak penyisihan di sekolah.

Tak sekadar berkompetisi. ajang yang rutin digelar oleh Jawa Pos Radar Kediri ini sekaligus jadi sarana untuk bersiap menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) mendatang.

Peserta mulai mengakses halaman computer based test (CBT) sekitar pukul 08.00. Dengan mata pelajaran bahasa Indonesia dan matematika yang diujikan, peserta diberi waktu maksimal 45 menit untuk setiap mata pelajaran.

Total ada 40 soal yang disusun. Disesuaikan dengan kerangka dan kisi-kisi tes kemampuan akademik yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Yaitu melalui Perkaban No. 45/2025.

Baca Juga: Upgrade Sistem CBT, KKA 2026 Lebih Kompetitif! Panitia Beber Teknis Jelang Babak Penyisihan

Siswa pun mempersiapkan diri sebaik-baiknya dalam menghadapi kompetisi ini. Salah satunya Nur Laily Indah Sary, peserta dari SDN Dermo 2. Sekitar pukul 09.45, Laily sudah berhasil menyelesaikan seluruh soal yang diujikan.

“Tadi (1/9) lumayan lancar. Soalnya juga lumayan mudah,” aku pelajar berusia 12 tahun itu. 

Hanya saja, ada beberapa soal yang menurutnya belum diajarkan di kelas. Namun, karena sudah bersiap jauh-jauh hari, Laily tetap bisa menyelesaikan soal-soal tersebut.

“Ada yang seperti persen-persenan itu belum diajarin sama Pak Hendra (guru di sekolahnya, Red), cuma aku sudah paham,” lanjutnya.

Karena terus mengasah kemampuan akademiknya, Laily cukup percaya diri menghadapi TKA mendatang. Memperbanyak latihan soal—termasuk dengan mengikuti KKA—juga menjadi upayanya mematangkan persiapan menghadapi tes yang diselenggarakan Kemendikdasmen tersebut.

Baca Juga: Wajib Ikut Technical Meeting KKA 2026 pada 19 Agustus, Panitia Akan Beberkan Teknis Babak Penyisihan

Pengen lancar nanti TKA-nya, biar bisa dapat SMP yang diinginkan,” harap pelajar yang bermimpi melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 Kota Kediri itu.

Pelaksanaan KKA 2026 juga mendapat dukungan dari para guru. Kepala SDN Dermo 2 Soerjani mengatakan, KKA bisa menjadi kesempatan siswa untuk bersiap menghadapi TKA. “Karena TKA ini kan juga baru bagi siswa. Kalau digelar seperti ini pihak sekolah juga merasa terbantu,” ujarnya. 

Untuk diketahui, babak penyisihan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK digelar bertahap. Dimulai kemarin, acara akan digelar hingga 17 September mendatang. Pelaksanaannya dibagi setiap jenjang dan wilayah region yang tersebar di tujuh wilayah se-Eks Karesidenan Kediri.

Mulai dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, hingga Kabupaten Trenggalek. Seperti hari ini (2/9), babak penyisihan akan dilanjutkan untuk jenjang SMP region Kota Kediri.

Baca Juga: Pendaftaran KKA 2026 Diperpanjang! Antusiasme Tinggi, Banyak Sekolah yang Proses Pendataan untuk Pendaftaran Kolektif

Dari babak penyisihan, peserta diseleksi untuk bisa masuk ke babak grand final. Pelaksanaannya dijadwalkan pada 1 Oktober mendatang secara offline di Kediri.

Terpisah, Cacuk Muji Lestari, guru kelas 6 SD Negeri Bangsal 3 menilai KKA bisa membangkitkan jiwa kompetisi pada siswanya.

“Keikutsertaan dalam kegiatan ini (KKA, Red) terbukti memberikan dampak positif yang luar biasa bagi psikologis dan semangat belajar siswa. Karena kompetisi disentralkan dan dikerjakan bersama-sama dengan sekolah lain, atmosfer kompetitifnya terbangun dengan baik sehingga memicu jiwa kompetisi anak-anak,” ujar pria yang akrab disapa Muji itu.

Lebih jauh Muji menyebut, soal-soal yang diujikan di KKA juga memacu rasa ingin tahu siswa. Sebab, banyak dari peserta didiknya yang menanyakan terkait soal-soal yang baru ditemui saat mengerjakan KKA.

Baca Juga: Puluhan Siswa SD Muhammadiyah 1 Trenggalek Ikut KKA 2026, Pendaftaran Kolektif Otomatis Dapat Diskon Progresif

“Setelah mengikuti tes banyak yang mengevaluasi kemampuan diri. Itu dengan berlatih kembali ragam soal yang diujikan,” tandas Muji tentang keikutsertaan 14 siswanya di KKA. 

Berdasarkan evaluasi tahun lalu, yang menjadi momok bagi siswa adalah mata pelajaran matematika. Untuk mengatasinya, sekolah memberi bimbingan khusus dua kali dalam seminggu. 

“Kami berharap melalui keikutsertaan KKA ini, jiwa kompetisi dan semangat berprestasi para siswa SD Negeri Bangsal 3 terus tumbuh. Semangat belajar mereka tidak padam, dan pada akhirnya mampu menorehkan prestasi yang gemilang bagi sekolah,” tandasnya.

Sementara itu, Muhammad Raisul Akbar Al Amin, peserta KKA dari SDN Bangsal 3 ini menyebut, soal-soal yang diujikan di babak penyisihan masih tergolong standar. Dia berhasil menyelesaikan soal literasi maupun numerasi dalam kurun waktu kurang dari 120 menit.

Baca Juga: Kadisdik Kediri Mokhamat Muhsin: KKA Bantu Siswa Hadapi TKA, Hasilnya Bisa Jadi Bahan Evaluasi Hasil Pembelajaran

“Ada soal yang dirasa agak sulit namun lebih banyak bagian soal yang mudah. Optimis bisa masuk final,” ujarnya sembari melempar senyum. (ais/la/ut)

 

Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri
kka 2026 KKA babak penyisihan tka Kompetisi Kompetensi Akademik