770 Pendidik Buktikan Inovasi Guru Tak Berhenti di Ruang Kelas

Isna Febriani Nur Habibah • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Talkshow Mentari National Awards for Educators (MNAE) 2026 di Jakarta, Rabu (26/8)/(Dimas Choirul/Jawapos.com).
Talkshow Mentari National Awards for Educators (MNAE) 2026 di Jakarta, Rabu (26/8)/(Dimas Choirul/Jawapos.com).

 JP Radar Kediri – 770 orang pendidik dari 679 sekolah di 228 kota di Indonesia yang mengikuti acara Mentari National Awards for Educators (MNAE) 2026. Ajang tersebut memberikan penghargaan kepada para pendidik atas kemampuan memimpin, kreativitas dalam mengajar, serta penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Dari jumlah tersebut, 20 orang pendidik dipilih sebagai penerima penghargaan yang terbagi dalam tiga kategori. Para penerima penghargaan berasal dari berbagai kota dan kabupaten di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Purwakarta, Medan, Riau, dan Labuan Bajo.

Baca Juga: Tugas Sudah Lama Diberikan, Kenapa Baru Dikerjakan Menjelang Deadline?

Perkembangan Teknologi Dorong Guru Berinovasi

Direktur Eksekutif Grup Mentari Natalina Rimba mengatakan bahwa pendidikan tidak hanya tentang capaian akademik saja. Karakter, kreativitas, kemampuan memimpin, dan kemampuan beradaptasi juga merupakan bagian penting dalam proses belajar.

Perkembangan teknologi juga mendorong para pendidik untuk terus menyesuaikan metode pengajaran mereka. Menggunakan teknologi dan bekerja sama adalah bagian dari usaha menyediakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Inovasi itu tidak hanya dilihat dari cara mengajar di kelas, tetapi juga dari usaha guru untuk terus meningkatkan kemampuan dan berbagi pengalaman dengan rekan-rekan guru lainnya.

Baca Juga: Di Tengah Banjir Informasi, Mengapa Anak Perlu Belajar Memeriksa Sebelum Percaya?

Penerima Penghargaan Dapat Mengikuti Pengembangan Kompetensi

Selain mendapatkan plakat dan sertifikat, 20 penerima penghargaan MNAE 2026 juga menerima total uang tunai sebesar Rp60 juta.

Mereka juga akan mengikuti program peningkatan kemampuan selama satu tahun melalui Mentari Teachers Academy. Selain itu, ada kesempatan mendapatkan beasiswa program S2 Manajemen Pendidikan dari Mentari Group yang bekerja sama dengan Institut Teknologi dan Bisnis Asia, Malang, dengan total nilai sebesar Rp100 juta.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan kesempatan bagi para pendidik untuk berkembang setelah mendapatkan penghargaan.

Baca Juga: Dari Laboratorium ke Layar, Praktikum Bisa Dilakukan Secara Virtual

Guru Kini Bisa Berbagi di Luar Kelas

Pakar pendidikan Itje Chodidjah mengatakan bahwa perubahan dalam dunia pendidikan dimulai dari kualitas para pendidik di dalam kelas. Menurutnya, memberi apresiasi kepada guru bisa menjadi cara untuk mendukung mereka terus berkembang, berinovasi, dan saling memberi inspirasi.

Sementara itu, Educreator dan praktisi pendidikan Galih Sulistyaningra melihat bahwa perkembangan platform digital memberi kesempatan bagi guru untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman belajar kepada masyarakat yang lebih luas.

Dengan peran sebagai educreator, guru bisa berbagi ide, pengalaman, dan cara mengajar melalui berbagai platform digital.

Oleh karena itu, inovasi yang dilakukan guru bisa dirasakan oleh siswa dalam pembelajaran di kelas. Pengalaman itu juga bisa jadi contoh dan ilmu yang berguna bagi para pendidik lainnya.

Editor : Shinta Nurma Ababil
Sumber : jawapos.com
inovasi guru MNAE 2026 Mentari National Awards for Educators