Tak Lagi Jadi Pilihan Kedua, Lulusan Vokasi Justru Lebih Terserap Dalam Dunia Kerja

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:56 WIB
Ilustrasi lulusan perguruan tinggi merayakan kelulusan. (Pinterest/Firna syahran)
Ilustrasi lulusan perguruan tinggi merayakan kelulusan. (Pinterest/Firna syahran)

JP Radar Kediri - Pendidikan vokasi punya peluang kerja yang cukup baik. Data dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menunjukkan bahwa lulusan vokasi lebih banyak terserap ke dunia kerja dibandingkan lulusan pendidikan akademik.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengatakan, berdasarkan Tracer Study Kemdiktisaintek periode 2020–2024, sekitar 77 persen lulusan vokasi berhasil masuk ke dunia kerja. Sementara itu, lulusan pendidikan akademik berada di angka sekitar 72 persen.

Baca Juga: Pemkot Kediri akan Salurkan Bantuan Modal dengan Menyasar IKM, Ini Syarat-Syaratnya!

Wamen Stella menyampaikan hal tersebut dalam Talkshow PIONIR PERMADANI 2026 di Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada 6 Agustus 2026. Menurutnya, data itu menunjukkan bahwa pendidikan vokasi mampu menyiapkan lulusan dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Penyerapan Lulusan Vokasi Capai 77 Persen

Tingkat penyerapan kerja lulusan vokasi lebih tinggi sekitar 5 persen dibandingkan lulusan akademik. Stella mengatakan, dunia usaha dan industri saat ini lebih membutuhkan tenaga kerja yang punya keterampilan praktis dan siap bekerja sesuai kebutuhan lapangan.

Baca Juga: Rizky Ridho Dicoret Pelatih John Herdman, Berikut 26 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga menunjukkan kondisi tenaga kerja berdasarkan tingkat pendidikan. Pada 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan Diploma I/II/III tercatat sebesar 4,31 persen, sedangkan lulusan universitas sebesar 5,39 persen. Namun, data BPS ini tidak bisa dibandingkan langsung dengan data tracer study karena cara pengukuran keduanya berbeda.

Kurikulum Vokasi Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

Kemdiktisaintek terus mendorong agar pendidikan vokasi lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Penyesuaian dilakukan mulai dari kurikulum, tenaga pengajar, hingga fasilitas belajar agar mengikuti perkembangan industri.

Mahasiswa vokasi juga didorong untuk mengikuti magang dan kegiatan belajar di luar kampus. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya mendapat teori, tetapi juga pengalaman langsung yang bisa menjadi bekal saat masuk ke dunia kerja.

Baca Juga: IHSG Lanjutkan Penguatan, Investor Cermati Sentimen Domestik dan Global

Tingginya penyerapan lulusan vokasi menunjukkan bahwa pendidikan vokasi bukan sekadar pilihan lain selain kuliah akademik. Salah satu keunggulannya adalah pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan industri dan dunia kerja.

Oleh: Hendri Muhrozikin
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Editor : Shinta Nurma Ababil
kemdiktisaintek tracer study Stella Christie vokasi