Pendampingan ABK Tak Cukup di Sekolah, Peran Orang Tua Dibutuhkan

Isna Febriani Nur Habibah • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:30 WIB
Gadis dengan Down syndrome dan ayahnya mengecat tangan dengan warna merah (freepik)
Gadis dengan Down syndrome dan ayahnya mengecat tangan dengan warna merah (freepik)

JP Radar Kediri – Peran guru dan orang tua dinilai sama-sama penting dalam memahami karakter dan kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Kolaborasi keduanya juga dapat membantu mendukung perkembangan anak secara lebih optimal.

Psikolog Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang, Glori Telis Amanta, mengatakan guru tidak hanya berperan dalam proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi orang tua.

Baca Juga: Kapolres Kediri Dorong Siskamling Kembali Digencarkan, Kades Diminta Tangkal Informasi yang Berpotensi Picu Keresahan

Sebaliknya, orang tua dapat menyampaikan informasi mengenai perkembangan dan kebiasaan anak kepada guru. Informasi tersebut dapat membantu guru memberikan pembelajaran serta pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

Menurut Glori, komunikasi yang terjalin antara sekolah dan keluarga dapat menciptakan kesinambungan dalam pendampingan anak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Dengan komunikasi yang baik, berbagai tantangan yang dihadapi anak juga dapat dikenali dan ditangani dengan lebih tepat. Karena itu, sinergi antara guru dan keluarga perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Puspaga Kota Tangerang turut memberikan pendampingan kepada tenaga pendidik agar memiliki pemahaman dan keterampilan dalam membangun komunikasi positif dengan orang tua ABK.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 19 Agustus 2026 Anjlok Rp50.000, Buyback Turut Melemah

Glori berharap kolaborasi berkelanjutan antara guru dan keluarga dapat membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, dan mendukung setiap anak untuk berkembang sesuai kemampuan serta kebutuhannya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat komitmen untuk menciptakan budaya sekolah yang aman dan nyaman melalui kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga: Hasil Lab Menu MBG yang Sebabkan Keracunan Ratusan Penerima Manfaat di Kras Kediri Positif Bakteri

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan dukungan terhadap pengembangan talenta siswa juga terus diperkuat melalui berbagai program pendidikan inklusif serta penyediaan ruang aktualisasi bagi pelajar.

Editor : Mahfud
Sumber : Antara News
peran orang tua peran guru abk pendidikan inklusi