Bukan Sekadar Angka, Hasil TKA Bisa Jadi Bahan Perbaikan Pembelajaran

Mifta dwi saifin nisa • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Ilustrasi pelaksanaan asesmen berbasis komputer sebagai bagian dari kegiatan evaluasi pembelajaran. (Foto: Magnific)
Ilustrasi pelaksanaan asesmen berbasis komputer sebagai bagian dari kegiatan evaluasi pembelajaran. (Foto: Magnific)

JP Radar Kediri - Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak hanya digunakan untuk melihat capaian akademik murid melalui hasil tes. Data yang diperoleh juga dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan yang telah dikuasai serta bagian pembelajaran yang masih membutuhkan penguatan.

TKA merupakan asesmen standar nasional yang digunakan untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu. Kehadirannya menjadi salah satu cara untuk memperoleh informasi capaian belajar yang lebih objektif dan terstandar dari berbagai satuan pendidikan.

Baca Juga: Rizky Ridho Dicoret Pelatih John Herdman, Berikut 26 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong agar hasil TKA tidak hanya dipandang sebagai angka atau peringkat. Hasil asesmen diharapkan dapat menjadi salah satu sumber informasi bagi sekolah dalam melakukan evaluasi dan memperbaiki proses pembelajaran.

Pemanfaatan tersebut kembali menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pelaksanaan TKA 2026 pada 12 Agustus. Salah satu pembahasannya berkaitan dengan pemanfaatan hasil TKA jenjang SD dan SMP sebagai sumber informasi untuk evaluasi dan perbaikan pembelajaran.

Hasil TKA jenjang SD dan SMP 2026 sendiri telah diumumkan pada Mei lalu. Kemendikdasmen mencatat sebanyak 98,12 persen murid yang terdaftar pada jadwal utama berhasil mengikuti asesmen tersebut. Data hasil TKA juga dapat dipetakan hingga tingkat daerah, satuan pendidikan, dan kategori kompetensi murid.

Baca Juga: Pemkot Kediri akan Salurkan Bantuan Modal dengan Menyasar IKM, Ini Syarat-Syaratnya!

Hasil yang diterima murid tidak hanya berupa nilai numerik. TKA juga dilengkapi dengan kategori capaian dan deskripsi kemampuan sehingga guru, orang tua, maupun murid dapat melihat kemampuan yang sudah dikuasai dan bagian yang masih perlu diperkuat.

Informasi tersebut dapat membantu proses evaluasi pembelajaran menjadi lebih terarah. Guru dapat menggunakan hasil asesmen sebagai salah satu bahan untuk melihat bagian pembelajaran yang perlu mendapat perhatian lebih dan menyesuaikan strategi belajar dengan kebutuhan murid.

Misalnya, ketika hasil asesmen menunjukkan masih terdapat kemampuan tertentu yang perlu diperkuat, sekolah dapat menjadikannya sebagai bahan refleksi untuk kegiatan pembelajaran berikutnya. Dengan begitu, hasil tes tidak berhenti setelah nilai dibagikan kepada murid.

Baca Juga: Link Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 yang Resmi Dibuka Mulai Hari ini: Simak Jadwal, dan Cara daftarnya

Data TKA juga dapat memberikan gambaran yang lebih luas bagi sekolah dan pemerintah daerah. Pemetaan capaian akademik dapat membantu menunjukkan wilayah maupun kelompok kemampuan yang membutuhkan penguatan sehingga perbaikan pendidikan dapat dilakukan berdasarkan data yang tersedia.

Meski demikian, hasil TKA bukan satu-satunya penilaian terhadap kemampuan murid. TKA dirancang untuk melengkapi sistem penilaian yang telah dilakukan sekolah dan tidak menggantikan penilaian selama proses pembelajaran. Hasilnya juga tidak menentukan kelulusan murid dari satuan pendidikan.

Setiap peserta yang mengikuti TKA memperoleh Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang memuat nilai dan kategori capaian. Selain menjadi informasi mengenai capaian akademik, hasil tersebut juga dapat digunakan untuk sejumlah kebutuhan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: IHSG Lanjutkan Penguatan, Investor Cermati Sentimen Domestik dan Global

Pemanfaatan hasil asesmen menjadi penting karena proses evaluasi tidak seharusnya berhenti ketika nilai telah diperoleh. Data yang tersedia dapat digunakan kembali untuk melihat kebutuhan belajar dan menentukan bagian yang masih perlu ditingkatkan.

Dengan demikian, TKA tidak hanya berfungsi untuk memberikan gambaran capaian akademik murid. Ketika hasilnya dimanfaatkan secara tepat, data asesmen juga dapat menjadi salah satu bahan bagi guru, sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan dalam merancang perbaikan pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan murid.

Editor : Mahfud
kemendikdasmen tka asesemen