Mengenal Gaya dan Media Belajar, Mengapa Satu Cara Belum Tentu Cocok untuk Semua Siswa?

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:04 WIB
Ilustrasi penggunaan media pembelajaran selain buku. (foto: pinterest)
Ilustrasi penggunaan media pembelajaran selain buku. (foto: pinterest)

JP Radar Kediri - Di masa ini belajar tidak selalu harus dilakukan dengan membaca buku dan mendengarkan penjelasan guru. Dalam satu kelas, peserta didik dapat membutuhkan cara yang berbeda untuk memahami materi yang sedang dipelajari.

Ada siswa yang lebih terbantu ketika melihat gambar dan diagram. Sebagian lainnya lebih mudah memahami materi setelah melakukan praktik, berdiskusi, membaca kembali penjelasan, atau mencoba mengerjakan soal secara langsung.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa proses belajar tidak selalu dapat bergantung pada satu cara. Materi yang sama pun dapat disampaikan melalui berbagai media agar peserta didik memiliki lebih banyak kesempatan untuk memahaminya.

Baca Juga: Liputan Khusus! Ketika Kursi-Kursi Perangkat Desa di Kediri Banyak yang Kosong, Apa Penyebabnya? (2)

Mengenal Cara Belajar Siswa

Cara belajar dapat dipahami sebagai bagaimana peserta didik menerima, memahami, mengingat, dan menggunakan informasi selama proses pembelajaran.

Namun, cara belajar sebaiknya tidak dijadikan patokan tetap pada seorang siswa. Anak yang terbantu dengan gambar ketika mempelajari suatu materi belum tentu selalu membutuhkan metode visual untuk memahami materi lainnya.

Contoh, saja ilustrasi dan peta dapat membantu ketika mempelajari keadaan geografis. Sementara kegiatan percobaan bisa lebih sesuai untuk menjelaskan beberapa konsep sains karena siswa dapat mengamati prosesnya secara langsung.

Baca Juga: Panduan Daftar Kartu Indonesia Pintar Kuliah 2026: Syarat, Jadwal, hingga Cara Cek Status bagi Calon Mahasiswa Kediri

Karena itu, siswa dapat menggunakan kombinasi berbagai cara belajar. Membaca, mendengarkan penjelasan, berdiskusi, mencatat, mencoba, hingga menjelaskan kembali materi dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Media Pembelajaran Tidak Hanya Buku

Media pembelajaran juga memiliki bentuk yang semakin beragam. Buku dan papan tulis tetap dapat digunakan, tetapi guru maupun siswa juga dapat memanfaatkan gambar, video, audio, infografis, permainan edukatif, hingga media pembelajaran digital.

Pemilihan media dapat disesuaikan dengan materi yang sedang dipelajari. Video, misalnya, dapat membantu memperlihatkan suatu proses, sedangkan diagram dapat digunakan untuk menyederhanakan informasi yang kompleks.

Di sisi lain, kegiatan praktik membuat siswa mencoba langsung konsep yang telah dipelajari. Penggunaan beberapa media secara bergantian juga dapat membuat informasi yang disalurkan dapat diterima dengan berbagai bentuk

Baca Juga: Google Pixel 11 Meluncur 12 Agustus, Ini Bocoran 4 Varian Lengkap dengan Harga dan Fiturnya

Mengapa Satu Cara Belum Tentu Cocok untuk Semua?

Setiap peserta didik memiliki pengalaman, kemampuan awal, tingkat pemahaman, serta kebutuhan belajar yang berbeda. Kondisi tersebut dapat memengaruhi bagaimana mereka mengikuti pembelajaran di kelas.

Karena itu, ketika seorang siswa belum memahami materi dari satu penjelasan, bukan berarti ia tidak mampu mempelajarinya. Bisa saja diperlukan contoh yang lebih sederhana, pengulangan, media yang berbeda, atau kesempatan untuk mencoba secara langsung.

Guru dapat membantu dengan menyediakan beberapa pilihan kegiatan dan media pembelajaran. Siswa juga dapat mengenali strategi mana yang paling membantu dirinya ketika menghadapi jenis materi tertentu.

Pada akhirnya, pembelajaran tidak harus membuat seluruh siswa memahami sesuatu melalui jalan yang sama. Semakin beragam cara dan media yang tersedia, semakin besar pula kesempatan peserta didik menemukan strategi yang membantu mereka memahami materi dan terus berkembang dalam proses belajar.

Penulis: Mifta Dwi Saifin Nisa

Universitas Negeri Surabaya

Editor : Shinta Nurma Ababil
metode belajar belajar pendidikan siswa media pembelajaran