JP Radar Kediri- Gelaran Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) 2026 sudah semakin dekat. Sebelum memasuki babak penyisihan, panitia akan menggelar technical meeting (TM) atau rapat teknis pekan depan (19/8).
Forum itu wajib diikuti peserta maupun guru pendamping untuk mendetailkan teknis pelaksanaan kompetisi.
Panitia Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) 2026 Heri Muda Setiyawan mengatakan, rapat teknis pada 19 Agustus nanti akan digelar secara online atau daring. Yang wajib mengikuti rapat virtual itu adalah peserta—bagi yang mendaftar secara mandiri—serta guru pendamping untuk pendaftar kolektif.
“Dalam TM nanti akan disampaikan juknis (petunjuk teknis) KKA untuk babak penyisihan,” terang Heri.
Pembahasan terkait teknis pelaksanaan itu, lanjut Heri, juga akan mencakup sosialisasi model soal, jumlah soal, aturan pengerjaan, dan aturan teknis lainnya. Forum tersebut sekaligus jadi kesempatan peserta maupun guru pendamping untuk mendetailkan ketentuan kompetisi dengan panitia.
Sehingga setiap peserta bisa meminimalisasi kendala teknis serta memaksimalkan peluangnya untuk menjadi juara di kompetisi akademik pelajar terbesar di Kediri ini.
“Tautan online meeting untuk TM itu akan kami share melalui grup. Jadi mohon diperhatikan,” pesan Heri.
TM yang akan berlangsung seminggu lagi ini rencananya akan digelar sekitar pukul 09.30. Setelah mengikuti TM, peserta akan mulai memasuki tahap pra-pelaksanaan babak penyisihan.
Mulai dari distribusi kartu peserta yang dijadwalkan pada 20 – 24 Agustus. Kemudian dilanjutkan dengan trial sistem untuk peserta jenjang SMA pada 25 Agustus. Adapun jenjang SMP pada 26 Agustus, serta jenjang SD pada 27 Agustus.
“Kartu peserta akan mulai didistribusikan setelah TM. Panitia akan membagikan ke peserta, baik yang daftar secara mandiri maupun kolektif melalui sekolah,” lanjutnya.
Untuk diketahui, KKA 2026 akan mulai memasuki babak penyisihan pada 1 September mendatang. Diawali dengan jenjang SMA/SMK/MA region 1.
Karena banyaknya peserta dan cakupan wilayah, babak penyisihan akan digelar dalam periode 1–17 September. Masing-masing hari akan mengakomodasi setiap jenjang dari setiap region yang ada.
Selanjutnya, hasil babak penyisihan akan diumumkan pada 22 September mendatang. Termasuk nama-nama yang lolos menuju babak grand final.
Tahapan akhir itu akan digelar secara offline di Kediri pada 1 Oktober.
Sementara itu, pendaftaran peserta KKA akan ditutup pada 15 Agustus lusa. Karena itu, Heri mengajak pelajar SD/MI, SMP/MTs, maupun SMA/SMK/MA untuk memanfaatkan peluang yang ada untuk mengasah kesiapan menghadapi tes kemampuan akademik (TKA) dengan mengikuti kompetisi ini.
Untuk diketahui, Kompetisi Kompetensi Akademik merupakan program edukatif yang digagas Jawa Pos Radar Kediri bekerja sama dengan lembaga bimbingan belajar Neutron Yogyakarta. Program ini dihadirkan untuk mengukur kesiapan menghadapi TKA dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Sebab dari hasil TKA perdana sebelumnya, rata-rata hasil TKA siswa masih belum menunjukkan hasil yang maksimal.
Pesertanya sendiri meliputi siswa dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK. KKA 2026 ini dapat diikuti siswa kelas 5 dan 6 SD/MI, siswa kelas 8 dan 9 SMP/MTs, serta siswa kelas 11 dan 12 SMA/MA/SMK.
Tak hanya dari Kediri, peserta KKA tahun ini berasal dari siswa se-eks Karesidenan Kediri yang meliputi tujuh wilayah. Yakni, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, serta Kabupaten Trenggalek.
Peserta akan mengikuti babak penyisihan secara online. Siswa yang lolos dari babak penyisihan akan melaju ke grand final untuk memperebutkan gelar juara. Dengan mata pelajaran yang diujikan sama seperti TKA. (ais/ut)
Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri