SDN Tlogo 02 Terdampak Pembangunan KDMP, Sejumlah Fasilitas Sekolah Harus Disesuaikan

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Tampak depan SDN Tlogo di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Foto: Data Sekolah Kemendikdasmen
Tampak depan SDN Tlogo di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Foto: Data Sekolah Kemendikdasmen

JP Radar Kediri – Aktivitas pendidikan di SDN Tlogo 02, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, mengalami sejumlah penyesuaian setelah pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berlangsung di area yang berdekatan dengan sekolah.

Pembangunan tersebut membuat sebagian fasilitas sekolah tidak lagi dapat digunakan seperti sebelumnya. Ruang perpustakaan telah dibongkar, sementara luas halaman sekolah juga berkurang karena sebagian area digunakan untuk proyek KDMP.

Meski kondisi lingkungan sekolah berubah, penerimaan peserta didik baru tetap stabil. Pada tahun ajaran ini, SDN Tlogo 02 menerima 28 siswa kelas 1, jumlah yang sama dengan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, sekolah tersebut memiliki sekitar 180 peserta didik.

Baca Juga: PB PGRI Tolak Kubu-Kubuan Guru, Tegaskan Satu Barisan Perjuangkan Kesejahteraan

Kepala SDN Tlogo 02, Sugianto, mengatakan pihak sekolah menghormati pembangunan KDMP sebagai bagian dari kebijakan pemerintah. Namun, perubahan fasilitas tersebut tetap dirasakan oleh siswa, terutama setelah ruang perpustakaan dan area yang biasa digunakan untuk berbagai kegiatan sekolah tidak lagi tersedia.

Halaman sekolah sebelumnya menjadi tempat siswa bermain, mengikuti senam, maupun melaksanakan pelajaran olahraga. Karena ruang yang tersedia kini semakin terbatas, pembelajaran olahraga harus dialihkan ke lapangan desa.

Baca Juga: Gempa Tektonik Jauh Mendominasi Aktivitas Gunung Kelud, Status Tetap Normal

Perpindahan lokasi tersebut membuat siswa harus keluar dari area sekolah dan menyeberangi jalan. Untuk menjaga keamanan selama perjalanan, guru memberikan pendampingan tambahan. Sedikitnya dua guru berada di bagian depan dan belakang rombongan siswa ketika menuju lapangan.

Perubahan juga terjadi pada kegiatan literasi. Koleksi buku yang sebelumnya tersimpan di perpustakaan kini ditempatkan sementara di ruang darurat. Kondisi tersebut menyebabkan pemanfaatan buku oleh peserta didik belum dapat dilakukan secara maksimal.

Pihak sekolah berharap fasilitas yang terdampak pembangunan segera memperoleh pengganti.

Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pendidikan telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp376 juta dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) untuk rehabilitasi gedung di bagian selatan sekolah.

Baca Juga: Ornamen Merah Putih Membentang Sepanjang Jalan Kota Kediri Jelang Hari Kemerdekaan RI

Rehabilitasi tersebut direncanakan berlangsung sekitar September hingga Oktober dan ditargetkan selesai pada akhir tahun. Setelah pembangunan rampung, fasilitas seperti ruang perpustakaan diharapkan dapat kembali dimanfaatkan dalam kegiatan pendidikan.

Di tengah berbagai penyesuaian tersebut, jumlah siswa baru yang masuk ke SDN Tlogo 02 tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi itu menunjukkan aktivitas pendidikan di sekolah tetap berjalan meskipun sejumlah fasilitas masih dalam proses penataan.

Nama: Mifta Dwi Saifin Nisa

Universitas Negeri Surabaya

Editor : Shinta Nurma Ababil
KDMP siswa sekolah