Pentingnya Soft Skill bagi Mahasiswa Sebelum Memasuki Dunia Kerja

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 16:22 WIB
Ilustrasi pengembangan soft skill.
Ilustrasi pengembangan soft skill.
 

JP Radar Kediri - Perkembangan dunia kerja sekarang menjadi lebih kompetitif. Hal ini menuntut perguruan tinggi untuk memberikan lulusan yang tidak hanya sekadar berada pada kemampuan akademik.

Banyak perusahaan membutuhkan orang yang mampu bekerja sama, memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, dan memiliki kemampuan kepemimpinan dalam bekerja.

Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan soft skill sejak masa perkuliahan agar mampu menghadapi dunia kerja.

Soft skill adalah kemampuan seseorang yang mampu mengatur bagaimana berkomunikasi dengan baik, hingga berkemampuan dalam manajemen waktu.

Kebiasaan ini berhubungan erat dengan sifat dan karakter manusia karena kemampuan ini tidak dapat diukur dengan angka, melainkan dengan penilaian terhadap individu lain.

Berbeda dengan hard skill yang perlu diasah dengan pelatihan atau kursus tertentu agar bisa menguasai hal tersebut.

Baca Juga: Cara Gen Z Melatih Skill Bersosialisasi Tatap Muka di Era Digital

Mahasiswa sangat membutuhkan soft skill agar bisa beradaptasi di lingkungan akademik maupun di lingkungan profesional atau dunia kerja.

Dalam dunia kerja, akan dibutuhkan orang yang bisa bekerja sama dengan tim dan membangun relasi. Selain itu, kemampuan ini juga menjadi nilai plus dalam melamar pekerjaan.

Selain berkomunikasi dengan baik dengan tim dan berpikir analitis, dalam dunia kerja dibutuhkan manajemen waktu yang baik.

Akan ada banyak hal yang membuat kita mengasah manajemen waktu sebagai keseharian, seperti mendapat tugas, organisasi, atau aktivitas lainnya yang akan datang secara bersamaan.

Selain itu, berperan sebagai pemimpin yang bisa mengarahkan dan mengatur tim untuk mencapai tujuan tertentu juga merupakan salah satu soft skill yang perlu dikembangkan.

Bagi mahasiswa, ada beberapa cara untuk mengembangkan soft skill selama masa kuliah. 

Setiap kampus telah memiliki fasilitas untuk mahasiswa yang ingin mengembangkan soft skill-nya. Kampus biasanya akan mengadakan workshop, seminar, dan pelatihan.

Baca Juga: Skill Lebih Penting dari Nilai? Ini Kata Dunia di Hari Keterampilan Pemuda Sedunia!

Mahasiswa juga bisa mengikuti program magang yang disediakan kampus untuk menambah soft skill. Selain itu, mahasiswa juga bisa mengikuti organisasi kemahasiswaan di kampus.

Soft skill merupakan kompetensi yang sama pentingnya dengan hard skill dalam mempersiapkan diri untuk dunia kerja.

Kemampuan dalam berkomunikasi, kerja sama, kepemimpinan, dan berpikir kritis akan menjadi pembeda dengan kandidat lain.

Maka dari itu, mulai mengembangkan soft skill sejak masa kuliah, dengan begitu, mahasiswa akan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja serta memiliki peluang besar dalam mencapai karier yang sukses.

Penulis : Ulyatul Ula 

Universitas Nusantara PGRI Kediri

Editor : Shinta Nurma Ababil
Hard Skill pendidikan soft skill