MagangHub 2026 Tutup Pendaftaran 28 Juli, Pelamar Segera Masuk Tahap Seleksi

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 18:13 WIB
Maganghub
Maganghub

JP Radar Kediri – Pendaftaran Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi melalui MagangHub Batch 1 Tahun 2026 dijadwalkan berakhir pada Selasa, 28 Juli 2026. Setelah pendaftaran ditutup, pelamar akan memasuki tahap rekrutmen yang dilakukan oleh perusahaan maupun kementerian dan Lembaga terkait.

Berdasarkan jadwal resmi MagangHub, tahap rekrutmen dan pengusulan peserta berlangsung mulai 28 Juli hingga 5 Agustus 2026. Pada tahap ini, penyelenggara melakukan seleksi awal seperti administrasi, wawancara, atau tahapan lain sesuai kebutuhan posisi yang dilamar.

Baca Juga: Terapkan Ekonomi Sirkular, KKN UB Kediri Integrasikan Biokonversi Maggot dan Budikdamber di Mrican

Pengumuman Dijadwalkan 6–7 Agustus

Setelah proses rekrutmen selesai, Kemnaker akan mengadakan seleksi nasional dan mengumumkan peserta pada 6–7 Agustus 2026 melalui MagangHub. Peserta terpilih dijadwalkan mulai mengikuti magang pada 9–10 Agustus 2026.

Magang akan berlangsung selama enam bulan dengan pendampingan mentor dari perusahaan atau instansi terkait. Karena itu, pelamar perlu rutin memeriksa status lamaran di akun MagangHub dan memastikan nomor telepon maupun alamat surat elektronik yang digunakan tetap aktif.

Baca Juga: Ratusan Siswa SMPN 1 Kras Mual dan Muntah setelah santap Menu MBG, Begini Kata SPPG-nya  

Siapkan Diri Menghadapi Wawancara

Pelamar perlu mempelajari kembali posisi dan perusahaan yang dipilih. Wawancara biasa terdiri dari CV, pengalaman kerja di perusahaan, proyek kuliah, tugas akhir, dan kemampuan yang relevan dengan posisi magang.

Selain itu, pelamar harus memastikan bahwa dokumen yang mereka gunakan sesuai dengan ketentuan. Peserta MagangHub harus warga negara Indonesia dan berusia tidak lebih dari 27 tahun. Mereka juga harus lulus dari ijazah D3 atau S1 dengan status fresh graduate maksimal satu tahun. Dokumen utama yang harus disiapkan antara lain transkrip nilai, ijazah asli bukan surat keterangan lulus dan KTP.

Baca Juga: Heboh Videotron Melawi Tayangkan Video Tak Senonoh, Pemkab Lakukan Penelusuran hingga Indikasi Peretasan! 

Kuota Mencapai 50 Ribu Peserta

MagangHub Batch 1 Tahun 2026 menyediakan kuota sebanyak 50 ribu peserta. Selama magang berlangsung, peserta mendapatkan uang saku bulanan sebesar upah minimum yang dibayarkan pemerintah, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan, pendampingan mentor, sertifikat magang, serta kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi BNSP secara gratis.

Besaran uang saku tidak sama di setiap daerah karena mengikuti lokasi penempatan peserta. Ketentuan bantuan pemerintah untuk program pemagangan 2026 ditetapkan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 65 Tahun 2026.

Baca Juga: Jadi Motor Utama Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Apresiasi Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan

Seluruh proses pendaftaran dan seleksi MagangHub tidak dipungut biaya. Pelamar perlu berhati-hati terhadap pihak yang meminta pembayaran atau menjanjikan kelulusan di luar mekanisme resmi.

Oleh: Hendri Muhrozikin
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Editor : Shinta Nurma Ababil
Maganghub Kemnaker magang seleksi MagangHub fresh graduate