JP Radar Kediri-Sejumlah sekolah rusak di Kota Kediri akan segera diperbaiki tahun ini. Termasuk di antaranya ruang kelas di SDN Setonopande 1 yang sudah dikosongkan selama dua tahun terakhir.
Sebab, atap bangunan yang lapuk dianggap membahayakan anak-anak.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, lokasi tiga unit kelas yang rusak itu berada di area belakang kompleks SDN Setonopande.
Sejak dua tahun terakhir, bangunan itu sudah tidak difungsikan sebagai ruang kelas karena rusak.
Utamanya pada struktur atap, plafon, serta kusen pintu dan jendela yang lapuk.
Baca Juga: Rusak Sedang-Berat, Tahun Ini Disdik Kota Kediri Anggarkan Rp 9,3 Miliar untuk Rehab Belasan Sekolah
“Sejak saya pindah ke sini, ini sudah dikosongkan. Akhirnya dipakai sebagai gudang,” kata Kepala SDN Setonopande 1 Vida Ayu Mey.
Atap plafon dua ruang kelas yang menyambung itu juga sudah banyak yang bolong. Dari area yang terbuka itu juga terlihat kondisi genteng yang juga rusak.
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, siswa dilarang bermain di area tersebut.
“Ini dulu bocornya juga parah, sampai banjir. Makanya sudah tidak dipakai untuk ruang kelas lagi,” ungkap Vida sembari menyebut seluruh aktivitas pembelajaran difokuskan di area depan kompleks sekolah.
Kerusakan sejumlah sekolah negeri di Kota Kediri sempat jadi sorotan Wali Kota Vinanda Prameswati. Tak hanya kondisi gedung saja, wali kota muda itu juga memberi catatan pada fasilitas toilet yang dianggap tidak memadai.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Achmad Wartjiantono mengatakan, pihaknya bersiap melakukan perbaikan sekolah rusak.
Realisasi perbaikan tahun ini, ungkap pria yang akrab disapa Anton itu, beberapa merupakan perencanaan tahun 2025 lalu.
“Untuk rehab misalnya di SDN Pojok 1 dan SDN Pojok 2. Karena itu satu kompleks, beberapa pekerjaan harus jadi satu, sehingga harus ditenderkan, dijadikan satu,” ungkapnya sembari menyebut, rehab sekolah saat ini masih di tahap lelang.
Baca Juga: Wali Kota Kediri Vinanda Sidak ke SDN Setonopande, Temukan Ruang Kelas Rusak Berat
Selain perbaikan gedung, menurut Anton disdik juga melakukan rehab toilet. Diakui Anton, perbaikan toilet sekolah itu menindaklanjuti hasil sidak Wali Kota Vinanda Prameswati.
Dia meminta agar fasilitas yang mendukung kenyamanan belajar siswa itu juga diperhatikan.
“Sekarang ini (perbaikan toilet) sudah dalam tahap rencana gambar. Kalau nanti perencanaan gambarnya sudah, setelah ini juga akan masuk ke pelaksanaan seleksi (tender pekerjaan, Red),” beber Anton.
Total ada 15 SD negeri yang toiletnya akan diperbaiki. Dinas Pendidikan Kota Kediri mengalokasikan anggaran sekitar Rp 300 juta.
Pihaknya menargetkan perbaikan itu bisa terlaksana tahun ini, paling lambat selesai pada November 2026.
Di luar itu, beberapa perbaikan gedung sekolah juga akan dilakukan. Selain SDN Pojok 1 dan SDN Pojok 2, SDN Setonopande 1 juga akan diperbaiki.
Perbaikan di sekolah yang terletak di belakang Pasar Burung Setonobetek itu meliputi perbaikan pagar depan, pagar sisi timur.
Kemudian, perbaikan ruang kelas 6 dan 5 di sebelah barat. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 600 juta. (ais/ut)
Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri