Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pagu SMPN Kota Kediri Sisa Sekitar 1.260 Bangku untuk Jalur Domisili, Disdik Majukan Jadwal Domisili Umum Jadi 7 Juli

Ayu Ismawati • Selasa, 30 Juni 2026 | 16:28 WIB
Siswa dan wali siswa melaksanakan daftar ulang di SMPN 1 Kota Kediri, Senin (29/6). (Foto: Ayu Isma)
Siswa dan wali siswa melaksanakan daftar ulang di SMPN 1 Kota Kediri, Senin (29/6). (Foto: Ayu Isma)

JP Radar Kediri- Jalan siswa untuk bisa bersekolah di SMP negeri Kota Kediri tinggal menyisakan satu jalur lagi. 
Setelah hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi karakteristik diumumkan kemarin (29/6), tinggal jalur domisili yang pendaftarannya dibuka mulai Rabu (1/7) besok.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Kediri Achmad Wartjiantono mengatakan, ada sekitar 700 siswa yang lolos di jalur karakteristik.

Karenanya, untuk jalur domisili ada sekitar 1.260 bangku di sembilan SMP yang tersisa.

“Kuota domisili SMP ini kurang lebih 40 persen dari daya tampung,” ungkap pria yang akrab disapa Anton itu. 

Baca Juga: Adu Bakat Berebut 700 Lebih Kursi Karakteristik SMP Kota Kediri, Sekolah Punya Waktu Tiga Hari untuk Verifikasi

Berbeda dengan jalur prestasi karakteristik, jalur domisili ini hanya untuk siswa yang berdomisili di Kota Kediri. Kategorinya pun dibagi menjadi dua.

Yakni, domisili khusus dan domisili umum. Selain waktu pendaftarannya yang berbeda, proses seleksinya juga berbeda.

Domisili khusus hanya menggunakan jarak sebagai dasar seleksi calon siswa. 

“Pendaftarannya lebih dulu domisili khusus. Jalur ini mengacu pada titik koordinat, dan nanti calon siswa harus men-download aplikasi di App Store untuk bisa mendaftar,” terang Anton.

Baca Juga: Puluhan Pendaftar Rela Antre sebelum Sekolah Buka: Pendaftaran Jalur Domisili SMP Favorit Dibanjiri Siswa

Aplikasi SPMB Online Kota Kediri dibutuhkan untuk menetapkan titik koordinat lokasi rumah.

Fungsinya untuk menentukan jarak dengan sekolah. Penetapan jarak dengan ditarik garis lurus koordinat rumah dengan sekolah. 

“Dasarnya adalah jarak rumah ke sekolah diambil garis lurus, makanya menggunakan GPS dari aplikasi itu. Tidak dihitung kilometer jalannya,” bebernya.

Untuk diketahui, pendaftaran domisili khusus akan dibuka selama dua hari, mulai 1 – 2 Juli. Sedangkan hasilnya akan diumumkan pada 6 Juli mendatang.

Dinas pendidikan menyiapkan kuota jalur domisili khusus sebanyak 30 persen dari total pagu domisili atau sekitar 378 anak. 

Baca Juga: Siswa Kabupaten Berebut 13 Ribu Bangku SMP Negeri: Pendaftaran Dimulai 8 Juni, Siapkan Empat Jalur SPMB

Anton menyebut, jalur domisili khusus itu memang untuk mewadahi siswa yang tinggal di dekat sekolah.

Sehingga anak-anak punya kesempatan melanjutkan pendidikan di SMP terdekat dengan tempat tinggal. 

“Ini wadah untuk anak-anak yang tinggal di dekat sekolah tersebut agar punya kesempatan untuk sekolah di SMP yang terdekat dengan rumahnya,” tandasnya.

Jika seleksi jalur domisili khusus murni dari jarak tempat tinggal, lain halnya dengan jalur domisili umum.

Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor untuk jenjang SMP. 

“Kalau di domisili umum, jarak tidak dipakai. Ini untuk memberikan kesempatan kepada anak se-Kota Kediri memilih sekolah yang disenangi,” jelas Anton.

Baca Juga: Adu Nilai di Jalur Prestasi Akademik SMK, Siswa Rebutan 1.123 Bangku SMK Negeri Kota Kediri di Tahap Terakhir SPMB SMA/SMK

Di jalur domisili umum, calon siswa bisa memasukkan pilihan maksimal 9 SMP. Jalur ini sekaligus mengakomodasi sisa kuota dari siswa yang tidak memproses daftar ulang di jalur-jalur sebelumnya.

Anton menegaskan, dinas pendidikan membuat penyesuaian pada jadwal pendaftaran domisili umum.

Jika sebelumnya pendaftaran jalur ini dibuka pada 9–10 Juli, kini dimajukan menjadi 7–8 Juli. 

“Jadwalnya domisili umum ini kami majukan biar anak-anak MPLS-nya (masa pengenalan lingkungan sekolah, Red) bisa bareng-bareng tanggal 13 Juli. Sehingga tanggal 13 Juli itu sudah bisa masuk semua,” tandas Anton terkait informasi baru yang harus dicermati calon siswa baru. 

 

 

 

Editor : Ayu Ismawati
#jalur karakteristik #smpn kota kediri #dinas pendidikan #spmb #jalur domisili