Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Adu Nilai di Jalur Prestasi Akademik SMK, Siswa Rebutan 1.123 Bangku SMK Negeri Kota Kediri di Tahap Terakhir SPMB SMA/SMK

Ayu Ismawati • Minggu, 28 Juni 2026 | 13:48 WIB
Warga saat konsultasi terkait pendaftaran murid baru di SMKN 1 Kota Kediri. (Foto: Hilda Nurmala)
Warga saat konsultasi terkait pendaftaran murid baru di SMKN 1 Kota Kediri. (Foto: Hilda Nurmala)

JP Radar Kediri-Meski ‘pintu’ untuk masuk SMA negeri sudah tertutup, siswa yang ingin berburu sekolah negeri masih bisa mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMK.

Total ada 1.123 bangku di tiga SMK negeri Kota Kediri yang bisa diperebutkan. Semakin tinggi nilai akademik siswa, peluang diterima akan makin tinggi.

Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Kediri Sidik Purnomo mengatakan, untuk jenjang SMK, proporsi kuota jalur ini paling banyak dibanding jalur-jalur sebelumnya. Yakni, 65 persen dari pagu sekolah.

Seleksi jalur ini menggunakan nilai kemampuan akademik yang diperoleh dari gabungan nilai rapor 60 persen, serta nilai hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 40 persen.

Baca Juga: Siswa Pilih Wait and See di Hari Pertama Pendaftaran Jalur Prestasi Akademik SMA Kota Kediri, Persaingan Makin Ketat di Hari Kedua

“Harus disiapkan pilihan yang sesuai dengan prestasi akademik yang dimiliki,” katanya.          

Mempertimbangkan kemampuan nilai itu menurutnya sangat penting. Sebab, persaingan jenjang SMK jalur ini semakin luas.

Siswa bisa memilih sekolah di dalam rayon maupun luar rayon maksimal tiga pilihan. 

“Kalau bisa pilih yang kemungkinan besar bisa diterima. Jangan hanya mengandalkan, misalnya, ikut-ikutan temannya. Jadi harus tetap melihat kemampuan diri sendiri,” pinta Sidik.

Meski jenjang SMK cenderung ‘tidak mengenal jarak’, Sidik tetap mengimbau calon siswa untuk mempertimbangkan jarak sekolah dengan rumah.

Memilih sekolah tidak harus yang banyak peminatnya. Melainkan sekolah-sekolah di pinggiran daerah juga punya potensi jadi wadah pengembangan siswa. 

“Pemerintah juga berusaha memeratakan pendidikan. Guru-gurunya semua standarnya sama, sarana dan prasarana antar-sekolah juga tidak berbeda banyak,” sambung Sidik sembari menyebut tak ada lagi istilah sekolah favorit.

Baca Juga: Adu Nilai di Jalur Prestasi Akademik SMA, Berebut 730 Kursi SMA Terakhir di Kota Kediri

Untuk diketahui, jalur prestasi nilai akademik SMK ini akan dibuka pendaftarannya pada 30 Juni – 1 Juli. Hasil seleksi langsung diumumkan keesokan harinya pada 2 Juli.

Sidik mengimbau agar calon siswa mematangkan strateginya memilih jurusan dan SMK sebelum mulai mendaftar.

“Anak-anak juga bisa melihat pagu setiap sekolah, nilai rapor dan tes kemampuan akademiknya juga sudah tahu. Berkaitan dengan jarak tempat tinggal juga anak-anak tahu. Jadi sekarang pilihan tinggal di anak-anak, mereka yang bisa mengukur sendiri,” tandasnya. 

Meski merupakan jalur terakhir yang dibuka dalam tahapan SPMB Jatim, namun tak sedikit calon siswa yang masih keliru memahami persyaratan jalur ini.

Sebagaimana diungkapkan Bagian Informasi SPMB SMKN 1 Kota Kediri Arif Setiya Wardana. 

Baca Juga: Guru SMK Kunjungi Pabrik Yamaha, Siap Sinergi Lahirkan Talenta SMK Kelas Dunia

Masih banyak siswa yang mengira berkas surat keterangan tidak buta warna hanya diwajibkan untuk jurusan tertentu saja. Padahal, persyaratan ini wajib dilampirkan untuk siswa yang mendaftar di SMK, tanpa memandang jurusannya.

Sejumlah siswa juga belum mengurus berkas ini karena sebelumnya hanya berencana mendaftar di jenjang SMA.

“Karena ini jalur terakhir untuk sekolah negeri, akhirnya banyak siswa yang sebelumnya nggak pengen daftar SMK jadi ikut coba daftar di jalur ini. Akhirnya yang kemarin njagakne SMA, otomatis belum punya surat keterangan tidak buta warna itu,” katanya. 

Karenanya, Dinas Pendidikan Provinsi Jatim membuka layanan verifikasi berkas itu sebelum pendaftaran jalur prestasi akademik SMK dibuka.

Tahapan itu dapat dilakukan di SMK manapun yang terdekat dengan rumah siswa. Waktunya mulai kemarin (26/6) hingga 29 Juni nanti.

Baca Juga: Ribuan Pelajar Tersingkir dari Tahap II SPMB SMA/SMK Kota Kediri, Siswa Masih Bisa Daftar Jalur Prestasi Akademik

Syaratnya, surat keterangan itu harus diterbitkan oleh puskesmas, bukan klinik.

“Kalau sampai waktu pendaftaran belum punya itu, tidak bisa mendaftar. Nanti muncul notifikasi warna merah waktu input PIN,” tandasnya mengimbau calon siswa segera melengkapi persyaratan sesuai jadwalnya. 

 

 

 

Editor : Ayu Ismawati
#sma/smk #SPMB Jatim #cabdindik #dinas pendidikan #smk negeri