Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kadisdik Kediri Mokhamat Muhsin: KKA Bantu Siswa Hadapi TKA, Hasilnya Bisa Jadi Bahan Evaluasi Hasil Pembelajaran

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 20 Juni 2026 | 02:24 WIB
Pendaftaran KKA 2026
Pendaftaran KKA 2026

 

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri menyambut baik penyelenggaraan Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) 2026 yang digagas Jawa Pos Radar Kediri bersama Lembimjar Neutron Yogyakarta.

Ajang tersebut dinilai tidak sekadar menjadi kompetisi akademik.

Melainkan juga sarana latihan bagi siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang kini jadi salah satu indikator penerimaan peserta didik di jenjang pendidikan berikutnya.

Kepala Disdik Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin mengatakan, pelaksanaan KKA dapat membantu siswa lebih terbiasa menghadapi pola soal yang akan dijumpai dalam asesmen.

Dengan semakin sering berlatih, menurutnya siswa akan lebih siap saat mengikuti TKA maupun asesmen akademik lainnya.

Baca Juga: Para Juara KKA Harus Lakukan Ini untuk Kalahkan Ratusan Finalis, Bawa Pulang Uang, Medali, dan Piagam

“Disdik menyambut baik penyelenggaraan KKA karena ini akan menjadi tempat latihan bagi anak-anak agar terbiasa dengan soal-soal yang dihadapi dalam asesmen yang sebenarnya,” ujarnya.

Menurut Muhsin, manfaat KKA tidak hanya dirasakan siswa. Melalui hasil kompetisi tersebut, peserta dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan akademiknya sejak dini.

Temuan itu juga bisa jadi bekal untuk meningkatkan kemampuan sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Selain itu, hasil KKA juga dapat dimanfaatkan oleh orang tua, sekolah, maupun dinas pendidikan sebagai alat pemantauan perkembangan peserta didik.

Data yang diperoleh dari kompetisi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat efektivitas proses pembelajaran yang selama ini berlangsung. 

“Bagi orang tua, sekolah, dan disdik, KKA bisa menjadi deteksi dini perkembangan anak. Hasilnya dapat menjadi instrumen refleksi yang penting untuk memperbaiki strategi pengajaran, mengidentifikasi kelemahan, serta mengevaluasi kualitas pembelajaran secara objektif,” jelasnya.

Muhsin menambahkan, pelaksanaan KKA selama ini memberi dampak positif terhadap kesiapan siswa menghadapi asesmen akademik.

Siswa yang terbiasa mengerjakan soal-soal kompetensi akademik akan lebih terbiasa dengan model pertanyaan yang muncul saat TKA. 

Baca Juga: Jawara Kompetisi Kompetensi Aakademik (KKA) Telah Ditentukan. Simak Selengkapnya di Sini

Kondisi tersebut berpotensi membantu peserta memperoleh hasil yang lebih baik.

“Kalau sering latihan, mereka menjadi familier dengan persoalan-persoalan yang muncul. Sehingga saat mengikuti TKA mereka bisa mendapatkan hasil yang baik,” tandasnya.

Untuk diketahui, KKA 2026 dapat diikuti siswa kelas 5 dan 6 SD/MI, kelas 8 dan 9 SMP/MTs, serta kelas 11 dan 12 SMA/MA/SMK dari tujuh daerah di Karesidenan Kediri.

Selain Kota dan Kabupaten Kediri, pelajar dari Nganjuk, Tulungagung, Trenggalek maupun Kota dan Kabupaten Blitar dapat mendaftar. 

Mata pelajaran (mapel) yang diujikan sesuai dengan standar soal KKA yang telah diberlakukan Kemendikdasmen sejak tahun lalu.

Babak penyisihan akan dilaksanakan secara online di sekolah masing-masing. Peserta dapat mengerjakan soal melalui handphone (HP) atau laptop.

Babak penyisihan akan terbagi dalam tiga region. Yakni, region 1 meliputi wilayah Kota dan Kabupaten Kediri. Region II di Kabupaten Nganjuk, Kota dan Kabupaten Blitar.

Kemudian, region III terdiri atas Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek. “Babak penyisihan dijadwalkan pada 1 September 2026 dimulai dari region 1,” terang Heri Muda Setiawan, manajer pemasaran JP Radar Kediri.

Babak penyisihan akan menyeleksi para finalis. Selanjutnya, peserta babak final ini akan melaju ke grand final pada awal Oktober mendatang.

Mereka akan memperebutkan gelar juara 1, 2 dan 3.

Baca Juga: Cabdindik Kediri Dukung Kompetisi Kompetensi Akademik 2026, Jadi Ajang Siswa Berlatih dan Memaksimalkan Nilai TKA

Untuk diketahui, pendaftaran gelombang pertama diperpanjang. Sebelumnya, gelombang 1 berakhir pada hari ini (20/6), namun diperpanjang hingga 30 Juni 2026 melalui laman resmi KKA Radar Kediri. 

Event KKA 2026 ini didukung Lembimjar Neutron Yogyakarta dan Media Scanter selaku penyedia system uji kompetisi kompetensi akademik.(sad/ut)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#KKA #disdik kabupaten kediri #tka