Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ribuan Siswa Berebut Sisa Kuota SMA Negeri di Kota Kediri, Ini Sisa Jalur yang Masih Dibuka!

Ayu Ismawati • Selasa, 16 Juni 2026 | 03:30 WIB

 

Calon siswa saat memproses tahapan daftar ulang jalur domisili di SMAN 1 Kediri.
Calon siswa saat memproses tahapan daftar ulang jalur domisili di SMAN 1 Kediri.

 

KEDIRI, JP Radar Kediri- Ribuan lulusan SMP yang terlempar dari jalur domisili masih punya kesempatan masuk ke SMA atau SMK negeri di Kota Kediri.

Tentu saja mereka harus bersaing ketat untuk berebut sisa kuota yang ada. 

Kuota yang tersisa tersedia di beberapa jalur yang akan dibuka. Yaitu afirmasi, mutasi orang tua, prestasi hasil lomba, serta prestasi akademik. Satu jalur yang sudah selesai adalah domisili.

“Untuk jalur afirmasi SMA ini kuotanya 30 persen dari daya tampung sekolah. Itu nanti dibagi dalam beberapa kategori,” terang  Kepala Seksi (Kasi) SMA PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Kediri Chairul Effendi.

Baca Juga: Ribuan Siswa Berebut 1.023 Kursi Domisili SMA Negeri Kota Kediri, Pendaftar Diprediksi Membeludak di Hari Kedua

Hingga jalur domisili ditutup, pendaftar jenjang SMA di Kota Kediri sebanyak 2.162 siswa. Padahal kuotanya hanya 1.023. Artinya, ada seribu lebih yang terpental.

Sedangkan untuk kelompok SMK negeri di Kota Kediri pendaftarnya lebih banyak lagi. Yaitu 3.054 siswa. Sedangkan kuotanya sangat sedikit, hanya 187 saja.

Situasi serupa terjadi di wilayah Kabupaten Kediri. Di kelompok SMA pendaftar jalur domisili tembus 4.351 siswa. Padahal kuotanya hanya 1.858.

Sedangkan di kelompok SMK, 4.422 pendaftar harus berebut mengisi kuota yang hanya 303 saja.

Baca Juga: Lebih dari 1.100 Anak Harus Daftar SPMB Lagi, Bisa Ikut Domisili dan Prestasi Jika Terlempar dari Jalur Afirmasi

Setelah ini jalur yang dibuka adalah afirmasi, mutasi orang tua, dan prestasi hasil lomba.

Jalur afirmasi dibagi untuk keluarga ekonomi tidak mampu sebanyak 13 persen, nilai kemampuan akademik keluarga ekonomi tidak mampu dijatah 7 persen, anak buruh dari keluarga ekonomi tidak mampu, serta penyandang disabilitas.

Dua terakhir mendapat jatah  masing-masing 5 persen.

Berbeda dengan jalur domisili yang bisa memilih tiga sekolah, afirmasi hanya bisa memilih satu sekolah untuk SMA. Atau, satu konsentrasi keahlian untuk jenjang SMK.

Baca Juga: Pendaftar Jalur Afirmasi SMP Negeri Kota Kediri Membeludak, Baru Setengah Hari Jumlahnya Dua Kali Lipat dari Kuota

“Jalur ini diperuntukkan bagi calon siswa baru SMA yang berdomisili di wilayah dalam rayon atau wilayah luar rayon yang berbatasan,” sambung Chairul.

Sementara itu, kesempatan di jalur umum lainnya juga ada di tahap terakhir. Yakni, jalur nilai prestasi akademik.

Kuota untuk jenjang SMA ditetapkan 25 persen. Sedangkan untuk jenjang SMK, kuota jalur ini mencapai 65 persen.  

“Jalur nilai prestasi akademik ini sistem penilaiannya menggunakan jumlah nilai kemampuan akademik,” kata Chairul terkait dasar pemeringkatan calon siswa.

Nilai kemampuan akademik itu merupakan gabungan dari rata-rata nilai rapor dengan bobot 60 persen dan nilai tes kemampuan akademik (TKA) dengan bobot 40 persen.

Di jalur ini, siswa dapat memilih tiga pilihan sekolah untuk SMA, atau tiga pilihan konsentrasi keahlian untuk SMK. Seleksinya memprioritaskan nilai kemampuan akademik dan jarak tempat tinggal dengan sekolah jika ada kesamaan nilai.

Baca Juga: Inovasi BKK SMAN 2 Karangan Berbuah Prestasi , Raih Juara 3 sebagai Sekolah Perencana Penyaluran Kerja

Di kelompok SMA, masih ada 1.899 kursi yang tersebar di tujuh SMA negeri di Kota Kediri. Jumlah ini belum termasuk sisa kuota yang tidak terisi di jalur domisili.

Sementara itu, kemarin (13/6), sejumlah siswa yang lolos jalur domisili mulai memproses daftar ulang. Salah satunya di SMAN 1 Kediri. Hingga kemarin siang, sudah ada puluhan siswa yang melakukan.

“Kami membuka pelayanan daftar ulang selama dua hari sesuai jadwal, di Sabtu dan Senin (15/6),” kata Kepala SMAN 1 Kediri Arif Syah Putra.

Di sekolah yang berlokasi di Jalan Veteran itu, kuota jalur domisili sudah terisi penuh. Yaitu 148 kursi di jalur domisili reguler dan sebaran.

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Kediri Serahkan CSR Mesin Air Siap Minum untuk SMA Dharma Wanita 1 Pare

“Kami tinggal menunggu daftar ulang, apakah ada yang mengundurkan diri atau tidak,” sambung Arif.

Sesuai ketentuan, jika ada kuota jalur domisili yang belum terpenuhi maka sisa kuota itu juga akan diumumkan.

Yakni di tahapan pemenuhan kuota. Tahapan ini diumumkan setelah pelaksanaan daftar ulang jalur nilai prestasi akademik SMA/SMK yang merupakan jalur terakhir.

Arif menambahkan, di sekolahnya, masih ada kuota yang disiapkan untuk jalur SPMB lainnya.

Di antaranya, sekitar 127 kuota untuk jalur afirmasi, 21 kuota untuk jalur mutasi, dan 21 kuota untuk jalur prestasi lomba. 

“Juga ada jalur nilai akademik yang ditetapkan 25 persen kuotanya, atau sebanyak 102 siswa (di SMAN 1 Kediri, Red),” bebernya. 

 Baca Juga: SPMB Jatim 2026 Resmi Dibuka: Kuota Jalur Domisili SMA/SMK Ditetapkan, Begini Aturan Terbarunya

Persaingan Jalur Domisili SMA/SMK Kediri Raya:

                                                           Pendaftar              Kuota

SMA Kota Kediri                              2.162                    1.023                   

SMK Kota Kediri                              3.054                    187

SMA Kabupaten Kediri                     4.351                    1.858

SMK Kabupaten Kediri                     4.422                    303

 

*Data Rekap Pendaftar Hingga Penutupan Pendaftaran

Editor : Andhika Attar Anindita
#cabdindik #domisili #dinas pendidikan #spmb #SPMB 2026