Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Banyak Ortu Bingung Daftar SPMB Online, Begini yang Dilakukan Sekolahan

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 11 Juni 2026 | 06:00 WIB
Proses verifikasi pendaftaran SPMB yang dilakukan oleh petugas SPMB. (Foto Wahyu Adji)
Proses verifikasi pendaftaran SPMB yang dilakukan oleh petugas SPMB. (Foto Wahyu Adji)

KEDIRI, JP Radar Kediri – Sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur afirmasi, prestasi, dan mutasi di sejumlah SMP negeri di Kecamatan Ngasem berjalan lancar.

Namun, panitia justru dihadapkan pada membludaknya calon peserta didik yang kesulitan melakukan pedaftaran secara daring.

Akibatnya, posko bantuan yang disediakan sekolah dipenuhi pendaftar sejak hari pertama pembukaan SPMB.

Ketua Panitia SPMB SMPN 1 Ngasem M. Ishomuddin mengatakan, mayoritas kendala berasal dari calon siswa maupun orang tua yang belum memahami mekanisme pendaftaran online.

 Kondisi itu membuat panitia kewalahan karena harus melayani pendampingan secara langsung.

“Yang menjadi kendala selama tiga hari ini banyak calon siswa yang belum mampu daftar online sendiri. Hari pertama dan kedua kami cukup kewalahan karena bantuan online yang kami sediakan hanya satu,” ujarnya.

Baca Juga: Siswa Kabupaten Berebut 13 Ribu Bangku SMP Negeri: Pendaftaran Dimulai 8 Juni, Siapkan Empat Jalur SPMB

Menurut dia, tidak ada gangguan pada sistem pendaftaran yang disediakan pemerintah. Seluruh proses berjalan normal sesuai jadwal. Hanya saja, tingginya jumlah warga yang meminta pendampingan membuat antrean bantuan online meningkat.

Terlebih, pelaksanaan SPMB tahun ini bersamaan dengan kegiatan Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) sehingga jumlah petugas yang tersedia terbatas.

Adapun hari kedua, jumlah pendaftar di SMPN 1 Ngasem mencapai 358 siswa. Rinciannya, jalur afirmasi 53 pendaftar, prestasi 183 pendaftar, dan mutasi 7 pendaftar. Adapun kuota yang tersedia sebanyak 320 kursi, terdiri dari 64 jalur afirmasi, 112 prestasi, dan 16 mutasi.

Kondisi serupa juga terjadi di SMPN 2 Ngasem. Ketua Panitia SPMB Muanam menyebut banyak calon siswa yang akhirnya harus meminta bantuan petugas karena tidak bisa melakukan pendaftaran sendiri.

 “Kami menyiapkan tim yang membantu,” jelasnya.

Hingga kemarin, pendaftar jalur prestasi mencapai 68 siswa dari kuota 44 kursi. Jalur afirmasi tercatat 28 pendaftar dari kuota 25 kursi.

Sedangkan jalur mutasi masih belum ada pendaftar dari kuota enam kursi yang tersedia. 

Editor : Andhika Attar Anindita
#afirmasi #prestasi #spmb #mutasi