KEDIRI, JP Radar Kediri—Pendaftaran Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) Jawa Pos Radar Kediri 2026 mulai dibuka hari ini (8/6). Para peserta dari semua jenjang pendidikan bisa mendaftar mandiri maupun kolektif atau lewat sekolah.
"Pada gelombang satu ini berlaku 100 kuota early bird. Sebanyak 100 pendaftar pertama akan mendapat diskon sampai 30 persen," ujar Manajer Pemasaran JP Radar Kediri Heri Muda Setiawan.
Untuk bisa mendapat potongan atau diskon, peserta harus cepat mendaftar. Sebab, diskon hanya berlangsung singkat. Yakni selama tiha hari saja. "Itu (diskon 30 persen) bagi siswa yang mendaftar pada 8 sampai 10 Juni," lanjutnya.
Untuk jenjang pendidikan SD/MI, dari biaya pendaftaran Rp 25 ribu, cukup membayar Rp 18 ribu saja. Kemudian, biaya pendaftaran KKA bagi SMP/MTs yang sebesar Rp 35 ribu didiskon menjadi Rp 25 ribu.
Adapun untuk tingkat SMA, SMK, dan madrasah aliyah (MA) yang seharusnya membayar Rp 50 ribu, dipotong menjadi Rp 35 ribu. "Jika kuota 100 sudah terpenuhi dan waktu early bird terlewati maka biaya pendaftaran gelombang pertama akan kembali sesuai ketentuan," terang Heri.
Lebih jauh Heri menyebut, panitia menyiapkan tiga gelombang pendaftaran peserta KKA 2026. Yang pertama pada 8-20 Juni. Kemudian, pendaftaran gelombang kedua pada 22 Juni hingga 18 Juli 2026. Adapun gelombang ketiga pada 20-25 Juli. "Untuk setiap gelombang nanti besaran biaya pendaftarannya berbeda," ungkap Heri.
Dia memastikan biaya pendaftaran di gelombang pertama adalah yang paling murah. Yaitu jenjang pendidikan SD/MI Rp 25 ribu, SMP/MTs Rp 35 ribu, dan bagi peserta SMA/SMK/MA biayanya Rp 50 ribu.
Sedangkan untuk pendaftaran gelombang kedua, biaya pendaftaran SD/MI Rp 30 ribu. Kemudian, bagi pelajar SMP/MTs Rp 40 ribu. Dan, untuk siswa SMA/SMK/MA Rp 60 ribu.
Baca Juga: Jawara Kompetisi Kompetensi Aakademik (KKA) Telah Ditentukan. Simak Selengkapnya di Sini
Selanjutnya, pendaftaran di gelombang ketiga yang hanya dibuka sepekan adalah yang paling mahal. Untuk jenjang SD/MI dipatok sebesar Rp 40 ribu. Sementara SMP/MTs ditetapkan Rp 50 ribu. Untuk SMA/SMK/MA biaya pendaftarannya Rp 75 ribu.
Melihat biaya pendaftaran di tiap gelombang yang berbeda, Heri meminta siswa untuk segera mendaftarkan diri menjadi peserta KKA 2026. Apalagi jika pihak sekolah atau madrasah membantu memberi dukungan melalui pendaftaran kolektif.
"Dengan mendaftar kolektif sama halnya seperti mengikuti tryout TKA bersama di sekolah. Para siswa akan lebih siap menghadapi TKA karena sudah mengenali jenis dan tipe soal-soalnya," kata Heri.
Selain itu, bagi satuan pendidikan (terutama SMP/MTs dan SMA/SMK/MA) yang mendaftarkan siswanya secara kolektif akan mendapatkan benefit tambahan. Yakni, publikasi gratis di media Jawa Pos Radar Kediri atau Radar Nganjuk. "Syaratnya, jumlah minimal pendaftar kolektif jenjang SMP/MTs harus 60 murid. Sedangkan tingkat SMA/SMK/MA minimal harus 100 siswa," paparnya.
Seperti tahun lalu, Heri menyebut tempat mengerjakan soal KKA di babak penyisihan akan berlangsung di madrasah atau sekolah peserta. Pengerjaan soalnya secara online melalui handphone (HP) atau laptop.
Tunggu apa lagi. Peserta yang ingin mendaftar bisa mengakses link https://www.kkaradarkediri.com. Bisa juga mendaftar dengan memindai kode batang atau barcode.
Siapa saja yang bisa mengikuti event edukatif ini? menurut Heri prioritasnya adalah siswa kelas 4, 5, dan 6 SD/MI. Lalu, untuk jenjang SMP/MTs diutamakan kelas 8 dan 9. Sedangkan yang setingkat SMA diutamakan kelas 11 dan 12.
Untuk diketahui, KKA Jawa Pos Radar Kediri Challenge Your Brain, Test Your Skills ini meliputi wilayah Karesidenan Kediri. Selain Kediri, pelajar dari Kabupaten Nganjuk, Kabupaten dan Kota Blitar, serta Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek bisa ikut serta dan mendaftar.
Editor : Shinta Nurma Ababil