Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ribuan Siswa di Kediri Ikuti TKA Susulan, Imbas Terkendala Login dan Jaringan saat Pelaksanaan Utama

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 11 Mei 2026 | 22:12 WIB
Para siswa lakukan TKA susulan. (FOTO: Asad MS)
Para siswa lakukan TKA susulan. (FOTO: Asad MS) 

KEDIRI, JP Radar Kediri– Ribuan siswa SD dan SMP di Kabupaten Kediri mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) susulan, Senin (11/5).

Pasalnya, banyak peserta mengalami kendala teknis saat jadwal utama berlangsung. 

Mulai gagal login, gangguan jaringan internet, hingga waktu pengerjaan habis sebelum akibat kendala login.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri mencatat peserta susulan tingkat SMP mencapai 874 siswa. Sedangkan jenjang SD sekitar 250 siswa.

Mayoritas peserta harus mengulang karena sistem tidak bisa diakses pada sesi awal pelaksanaan TKA.

Baca Juga: Siswa SD Kota Kediri Ikut TKA Hari Pertama, Soal Matematika Dianggap Lebih Mudah dari Try Out

“Akibat gangguan teknis tersebut akhirnya pengerjaan belum selesai, banyak siswa tidak bisa menyelesaikan ujian sehingga nilainya masuk kategori merah,” jelas Kepala Disdik Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin melalui Kasi Kurikulum Wawan Sarudi.

Menurutnya, sebagian besar kendala terjadi pada hari pertama pelaksanaan. Terutama pada gelombang pertama dan sesi pertama.

Banyak yang terkendala login. Ketika berusaha masuk ke akun beberapa kali tertolak. Selain itu ada pula yang terkendala jaringan internet.

Sehingga siswa kehabisan waktu karena proses masuk sistem lama.

Menurut Wawan, peserta susulan tersebar di berbagai wilayah. Tidak terpusat di sekolah tertentu saja.

Meski demikian, ada beberapa sekolah yang jumlah peserta susulannya cukup banyak. Mengingat seluruh sesi terdampak gangguan teknis.

“Kalau yang SMP memang banyak. Ada yang kemarin belum login sama sekali karena kendala teknis. Tapi ini tersebar, tidak hanya satu wilayah,” ujarnya.

Dalam ujian susulan ini, sebelumnya disdik telah mengarahkan agar sekolah kembali mempersiapkan agar tidak terjadi kendala teknis. Mulai dari sarpras, sampai dengan persiapan jaringan.

Wawan mengaku hingga saat ini belum ada informasi terkait kemungkinan susulan tambahan. Itu apabila nantinya masih ditemukan siswa terkendala saat pelaksanaan susulan.

Baca Juga: Nilai TKA Tinggi Bisa Lolos Jalur Prestasi, Tes Kemampuan Akademik Jadi Unsur Penilaian di Jalur Prestasi

Sebab secara timeline, tahapan TKA memang dijadwalkan selesai setelah sesi susulan berakhir. Yakni pada 11 Mei sampai 17 Mei.

“Kalau setelah susulan ini masih ada kendala, sementara belum ada informasi lagi terkait tambahan susulan. Kita tunggu kebijakan berikutnya,” tandas Wawan.

SMPN 3 Grogol jadi salah satu sekolah yang lakukan susulan. Pihak sekolah mengaku telah melakukan berbagai persiapan agar kendala teknis tidak kembali terulang saat pelaksanaan susulan berlangsung.

Proktor TKA susulan SMPN 3 Grogol Heri Iswanto mengatakan, mayoritas siswa yang mengikuti susulan sebelumnya.

Itu karena error login saat sesi utama berlangsung. “Kendalanya di hari pertama, gelombang pertama, sesi pertama,” ungkap Heri.

Saat pelaksanaan sebelumnya, ada puluhan siswa yang terkendala saat login. Ketika masuk ke akun, beberapa kali terpental.

Sehingga waktu ujian juga mepet. Alhasil tidak sedikit yang belum menyelesaikan ujian saat waktu berakhir.

“Awal ada 33 yang terdeteksi akan susulan. Tapi ternyata ada 31 yang nilainya merah karena belum menyelesaikan sebanyak 80 persen soal. Akhirnya susulan,” ucapnya.

Menurut Heri, sekolah kini berupaya lebih maksimal mengantisipasi gangguan teknis.

Baca Juga: Siswa Tak Perlu Cemas, Wamendikdasmen Tegaskan TKA SD 2026 Bukan Penentu Kelulusan

Di antaranya dengan menyiapkan perangkat cadangan serta memastikan jaringan internet lebih stabil sebelum pelaksanaan dimulai.

“Persiapannya sama seperti utama kemarin, tapi lebih dimaksimalkan lagi supaya tidak ada kendala,” tandas Heri sembari menyebut tidak ada kendala saat proses susulan kemarin.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#smp #sd #tka #error