Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pendaftar Jalur Afirmasi SMP Negeri Kota Kediri Membeludak, Baru Setengah Hari Jumlahnya Dua Kali Lipat dari Kuota

Ayu Ismawati • Selasa, 5 Mei 2026 | 06:20 WIB
KONSULTASI: Sejumlah orang tua siswa meminta bantuan petugas Dinas Pendidikan Kota Kediri untuk melakukan pendataan agar bisa mendaftar SPMB SD dan SMP, Senin (4/5). (Foto: Ayu Isma)
KONSULTASI: Sejumlah orang tua siswa meminta bantuan petugas Dinas Pendidikan Kota Kediri untuk melakukan pendataan agar bisa mendaftar SPMB SD dan SMP, Senin (4/5). (Foto: Ayu Isma)

KEDIRI, JP Radar Kediri- Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Kediri resmi dibuka kemarin (4/5). Ratusan siswa langsung berbondong-bondong mendaftar ke jalur afirmasi SMP.

Hingga pukul 11.30 kemarin, jumlah pendaftar sudah melampaui dua kali lipat pagu yang tersedia.

Dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) Kota Kediri 2026, kuota jalur afirmasi SMP ditetapkan 20 persen. Jumlah pagu siswa baru di sembilan SMP negeri Kota Kediri tahun ini sebanyak 3.168 siswa.

Dengan demikian, pagu afirmasi sebanyak 633 siswa.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, hingga pukul 11.30 kemarin (4/5) jumlah pendaftar jalur afirmasi SMP mencapai 1.503 siswa. Terdiri dari 1.476 pendaftar jalur afirmasi keluarga tidak mampu, serta 27 pendaftar afirmasi disabilitas.

Baca Juga: Daftar SPMB Afirmasi Harus dari Desil 1 – 5, Wali Kota Kediri Vinanda Akab Berikan Seragam Gratis, Ini Yang Dianggarkan!  

Jumlah pendaftar tersebut dipastikan masih bisa bertambah. Sebab pendaftaran secara online masih dibuka hingga pukul 15.30, Selasa (5/5).

Selain pendaftar jalur afirmasi SMP, jumlah pendaftar afirmasi SD di waktu yang sama sudah mencapai 714 anak.

Pantauan koran ini, selain pendaftar jalur afirmasi, banyak siswa Kota Kediri yang bersekolah di luar Kota Kediri yang melakukan pendataan.

“Anak saya kan mau ke SD. Tadi (4/5) mau dibantu didaftarkan guru di sekolah kok ternyata belum terdata. Akhirnya disuruh ke sini untuk pendataan dulu,” ujar Rina, salah satu orang tua calon siswa, ditemui di Dinas Pendidikan Kota Kediri.

Tiba sekitar pukul 08.00, Rina harus mengantre. Selama sekitar satu jam, dia baru mendapat panggilan. “Antre panjang tadi. Tapi prosesnya cepat. Cuma yang bikin antre itu karena dipanggil satu-satu,” lanjutnya.

Hal senada diungkapkan Choirul, orang tua siswa lainnya. Dia harus melakukan pendataan karena anaknya yang merupakan lulusan TK di Kabupaten Kediri itu akan masuk ke SD Kota Kediri.

Baca Juga: Siswa Luar Kota Bisa Ikut SPMB Kota Kediri, Sediakan Dua Jalur untuk Calon Siswa Luar Kota

“Ini tadi belum coba daftar. Tapi mau lihat dulu barangkali nanti waktu pendataan bisa sekalian daftar,” tuturnya. 

          Terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Kediri Achmad Wartjiantono mengatakan, jalur afirmasi diperuntukkan bagi dua kategori calon siswa. Yaitu calon siswa keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas. 

Untuk afirmasi keluarga ekonomi tidak mampu, syarat utamanya terdaftar dalam data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) desil 1 – 5 dengan cut off April 2026.

“Data desil itu kan dari dinas sosial. Siswa atau orang tua bisa ngecek sendiri di website SPMB Kota Kediri. Jadi tidak perlu membawa bukti print lagi dari dinsos karena semuanya sudah online,” kata pria yang akrab disapa Anton itu.

Untuk mengecek status desil dalam DTSEN, calon siswa atau orang tua bisa mengakses situs SPMB Kota Kediri. Di menu utama, terdapat menu navigasi utama. Di situ, terdapat menu Cek DTSEN yang kemudian diisi dengan nomor induk kependudukan (NIK) untuk mengecek status kelompok desil.

Baca Juga: Siswa asal Sekolah Luar Kota Wajib Ikut Pendataan SPMB Kota Kediri 2026, Terancam Tak Bisa Mendaftar di SMP Negeri jika Luput

Pendaftaran, lanjut Anton, sepenuhnya dilakukan secara online melalui website tersebut. Siswa tinggal melakukan login dengan memasukkan NIK. Baik di kolom NIK murid maupun password

Meski pendaftaran dilakukan secara online, namun masih ada beberapa orang tua yang datang ke dinas pendidikan. “Dari pagi tadi memang sudah ada yang mengantre di kantor terkait SPMB,” ungkapnya. 

Untuk diketahui, pukul 09.00 kemarin, antrean nampak mengular di depan ruang operator. Pelayanan baru dibuka pukul 08.00, namun masyarakat sudah mulai mengantre sejak pukul 07.30.

Mayoritas mereka memproses pendataan untuk mendaftar di SD dan SMP negeri Kota Kediri. 

Selebihnya, ada pula yang meminta bantuan untuk didampingi teknis pendaftarannya. “(Pendampingan teknis mendaftar, Red) ini juga bisa dilayani di sekolah asal atau di SMP bagi yang minta bantuan,” tandas Anton.

Baca Juga: Siapkan Kuota 1 Persen untuk Lulusan 2025, Wadahi Siswa Gap Year di SPMB SMA/SMK Tahun Ini

Seperti diberitakan, SPMB SMP Kota Kediri tahun ini dibuka dengan empat jalur. Yaitu, afirmasi, mutasi perpindahan tugas orang tua/wali siswa, prestasi, dan domisili.

Afirmasi dan mutasi menjadi jalur yang dibuka pertama mulai 4 – 5 Mei. Hasil seleksi nantinya akan diumumkan pada 7 Mei mendatang secara online. Lalu dilanjutkan dengan tahapan daftar ulang di sekolah tujuan pada 7–8 Mei. (ais/ut)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#sistem penerimaan murid baru #Dinas Pendidikan Kota Kediri #afirmasi #spmb #DTSEN