Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Progres Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri Capai 49 Persen, Bupati Dhito Minta Dinsos dan Disdik Kawal Ketat Pembangunan

Redaksi Radar Kediri • Kamis, 30 April 2026 | 17:06 WIB
DUDUK BERSAMA: Bupati Dhito dan Kapolres AKBP Bram bersama instansi terkait melakukan pengecekan progress pembangunan SR Kediri. (WAHYU ADJI F/JPRK)
DUDUK BERSAMA: Bupati Dhito dan Kapolres AKBP Bram bersama instansi terkait melakukan pengecekan progress pembangunan SR Kediri. (WAHYU ADJI F/JPRK)
 

KEDIRI, JP Radar Kediri– Pemkab Kediri terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten.

Hingga Kamis (30/4), progres pembangunan telah mencapai 49 persen dan ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 10 hektare.

Dengan 7,6 hektare di antaranya digunakan untuk pembangunan sekolah tersebut. “Per hari ini progresnya sudah 49 persen, dari sebelumnya 47 sekian persen,” ujar Dhito saat ditemui di lokasi proyek.

Pembangunan SR ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah pusat. Dhito berharap proyek tersebut dapat selesai tepat waktu sesuai target. “Harapannya di bulan Juni, khususnya tanggal 20, pekerjaan ini sudah tuntas,” ucapnya.

SR tersebut nantinya akan memiliki 18 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas sekitar 1.080 siswa.

Para siswa yang akan diterima diprioritaskan dari kelompok masyarakat kurang mampu. Khususnya yang masuk dalam desil 1 dan 2.

Baca Juga: Ini Kendala Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Kediri Yang Wajib Kamu Ketahui!

Untuk memastikan tepat sasaran, Dhito menegaskan kepada Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan agar melakukan verifikasi secara ketat.

“Hukumnya wajib dilakukan survei lapangan sebelum menginput data siswa, agar tidak terjadi kesalahan,” tegas ayah dua anak tersebut.

Selain pembangunan fisik gedung, infrastruktur penunjang juga terus dikebut. Termasuk jaringan listrik.

Dari total kebutuhan 28 titik tiang listrik, saat ini sebanyak 16 titik telah terpasang.

Di sisi lain, situasi keamanan selama proses pembangunan berlangsung dipastikan kondusif.

Berdasarkan laporan yang diterima, tidak ditemukan adanya gangguan keamanan di lokasi proyek.

“Alhamdulillah tidak ada gangguan sama sekali. Kami bersama Forkopimda akan terus mengawal penuh program prioritas dari Bapak Presiden ini,” pungkas Dhito. (c2/tar)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#bupati dhito #kediri #Sekolah Rakyat