KEDIRI, JP Radar Kediri-Lulusan SMP/MTs yang memilih jeda setahun alias tidak langsung melanjutkan tahun lalu, tetap bisa mendaftar di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK tahun ini.
Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Provinsi Jatim Wilayah Kediri menyiapkan kuota satu persen bagi mereka.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Kediri Adi Prayitno melalui Kasi SMK Sidik Purnomo mengatakan, di jenjang SMK, kuota khusus itu hanya ada di jalur nilai prestasi akademik.
Kuota jalur prestasi akademik di SMK sebesar 65 persen. Sebanyak satu persen di antaranya diperuntukan bagi siswa gap year atau tahun jeda.
Baca Juga: Siswa SD Kota Kediri Ikut TKA Hari Pertama, Soal Matematika Dianggap Lebih Mudah dari Try Out
“Karena siswa yang lulus sebelum tahun 2026 juga ada yang ingin melanjutkan sekolah. Jadi untuk mewadahi mereka,” kata Sidik.
Sedangkan di jenjang SMA, kuota khusus 1 persen ini tidak hanya disediakan di jalur nilai prestasi akademik.
Melainkan juga di jalur domisili reguler. Jalur ini diperuntukan bagi calon murid yang berasal dari wilayah dalam rayon.
Berbeda dengan SMK, kuota jalur domisili SMA hanya 35 persen. Terdiri dari 20 persen domisili reguler dan 15 persen domisili sebaran.
Kuota domisili reguler itu dibagi lagi menjadi 19 persen untuk lulusan tahun 2026, serta satu persen utnuk lulusan sebelum tahun 2026.
Adapun di jalur nilai prestasi akademik jenjang SMA, kuotanya adalah 25 persen dari daya tampung satuan pendidikan. Rinciannya 24 persen untuk lulusan SMP/MTs/sederajat tahun 2026, serta 1 persen untuk lulusan sebelum tahun 2026.
Apakah semua siswa lulusan sebelum 2026 atau gap year bisa mendaftar? Sidik menyebut tetap ada ketentuan yang mengikat.
“Untuk lulusan tahun 2025 saja. Lulusan sebelumnya tidak boleh,” tandas Sidik.
Meski diberi kuota khusus, namun pemeringkatannya disamakan sesuai jalurnya. Seperti di jalur domisili reguler SMA, baik lulusan 2026 maupun 2025 diseleksi dengan pemeringkatan berdasar urutan nilai kemampuan akademik, jarak domisili terdekat dengan satuan pendidikan, usia calon murid yang lebih tua, serta waktu pendaftaran.
Untuk diketahui, tahapan SPMB akan dibuka dengan pra-pendaftaran pada 11 Mei mendatang. Diawali dengan tahapan entry nilai, verifikasi, dan pembetulan nilai yang dijadwalkan pada 11 - 26 Mei mendatang.
Sedangkan calon siswa mulai melakukan pengambilan PIN secara mandiri pada 28 Mei-9 Juni nanti. (ais/ut)
Editor : Andhika Attar Anindita